- Pemilik kios Matcha Raku di Alun-Alun Kidul Kota Yogyakarta melaporkan kasus pungutan liar parkir pada Kamis (24/9/2026).
- Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mendesak pemerintah kabupaten dan kota agar memperketat pengawasan implementasi aturan parkir.
- Dishub Kota Yogyakarta saat ini berkoordinasi dengan kepolisian serta menggalakkan pembayaran nontunai QRIS untuk mencegah pungutan liar.
Yang tidak kalah penting, pemerintah setempat harus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai lokasi parkir yang diperbolehkan.
Menurutnya, parkir on street berbeda dengan parkir off street.
Sebab pengawasan parkir di badan jalan relatif lebih sulit. Untuk itu masyarakat perlu mengetahui ruas mana yang secara legal memang dapat digunakan sebagai lokasi parkir dan dapat dipungut retribusi.
Ia menyebut harus ada keputusan kepala daerah yang menetapkan ruas-ruas jalan yang dapat digunakan untuk parkir.
"Harus ada SK kepala daerah berkaitan dengan ruas-ruas jalan mana saja yang boleh untuk parkir. Namanya parkir on street, ya parkir di badan jalan. Dan itu sudah diatur," katanya.
Berulangnya kasus pungli, lanjutnya juga memunculkan pertanyaan sejauh mana peran tim siber Pungli di masing-masing kabupaten/kota.
Ni Made mengatakan tim tersebut pada dasarnya sudah pernah ada dan melibatkan banyak unsur.
Peran tim siber pungli perlu ditingkatka, tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga aparat penegak hukum.
"Kolaborasi itu Tim Saber Pungli. Tidak hanya pemda, tapi juga sama jajaran kepolisian, aparat-aparat itu, kejaksaan, dan semuanya terlibat,” ujarnya.
Sementara itu terkait digitalisasi pembayaran parkir dengan QRIS yang diterapkan pemkot, menurut Made juga ditingkatkan pengawasannya. Sebab kebijakan ini menjadi salah satu opsi untuk memperketat pengawasan dan mengurangi kebocoran atau pungli.
Namun Made mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan. QRIS yang digunakan ternyata merupakan milik pribadi. Pemkot tetap harus cermat memastikan QRIS yang digunakan memang resmi.
Baca Juga: Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
"Cuma memang sekarang untuk QRIS itu kan jangan sampai salah gunakan. Tahu-tahu QRIS-nya QRIS pribadi, bukan QRIS-nya pemda atau apa. Sekarang semuanya harus serba cermat. QRIS yang di situ itu QRIS nama orang atau nama pemda, masuknya ke mana," tandasnya.
Secara terpisah Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan Pemkot masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan langkah lanjutan terkait persoalan dugaab pungli di Alkid, termasuk dengan Pemda maupun pihak kepolisian.
"Kita tunggu proses koordinasi antara semua pihak, nanti selanjutnya kita lakukan tindakan," jelasnya.
Untuk mencegah persoalan serupa, Dishub Kota Yogyakarta tidak hanya melakukan penataan sistem pembayaran. Pembinaan terhadap juru parkir juga menjadi perhatian.
Agus mengaku pihaknya berupaya membangun sikap dan kualitas pelayanan juru parkir agar tidak merugikan masyarakat.
"Upaya terus kita lakukan di wilayah kota ini untuk melakukan langkah-langkah, terutama kan kita bagaimana juru parkir itu kami sentuh attitude-nya juga," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia