- Pedagang di Kota Yogyakarta menghadapi lonjakan harga bahan pangan signifikan sejak September hingga Oktober 2026.
- Warga Kota Yogyakarta terpaksa mengurangi jumlah belanja pangan dan mengubah menu harian demi menghemat pengeluaran.
- Para pedagang kecil memilih memangkas volume dagangan serta merelakan penurunan laba agar pelanggan tetap bertahan.
Perubahan perilaku konsumen juga terlihat dari cara pelanggan mengatur pengeluaran. Beberapa pembeli bahkan sengaja menggunakan pembayaran nontunai agar dapat memantau uang yang dihabiskan untuk jajan.
Pelanggan dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan tempatnya berjualan juga ikut mengurangi pengeluaran.
"Ada yang pakai QRIS biar kelihatan pengeluaran jajan saya sekarang berapa. Ada juga ASN yang bilang pendapatannya berkurang jadi mereka juga mengurangi jajan di tempat saya," paparnya.
Di tengah penurunan jumlah pembeli, modal belanja Yanti justru meningkat. Harga bahan makanan beku yang dijualnya naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 14.500. Sementara itu, harga kudapan seperti odeng meningkat dari Rp 21.000 menjadi Rp 24.000.
Meski menghadapi kenaikan modal, Yanti memilih tidak menaikkan harga jual. Ia juga tidak mengurangi ukuran porsi karena ingin mempertahankan pelanggan.
"Kalau kualitas nasi dua centong, ya tetap dua centong. Daripada porsi saya kurangi, saya lebih memilih mengurangi laba saya," ungkapnya.
Sementara itu, Amik, seorang warga Jetis, mengaku mengurangi belanja kebutuhan pangan, terutama ayam yang harganya masih di atas Rp 40.000 per kilogram. Ia tidak lagi membeli daging setiap hari dan memilih menyelinginya dengan tempe serta tahu.
"Kalau tiap hari beli ayam bisa bisa tidak bayar listrik," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
-
BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps