- Film GJLS: Berapi-api mengangkat kisah tiga sahabat yang berjuang menjadi petugas damkar dengan balutan komedi absurd khas GJLS.
- Para pemain menghadapi tantangan syuting, termasuk adegan berisiko tanpa pemeran pengganti dan latihan menggunakan perlengkapan damkar.
- Film garapan Monty Tiwa ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
SuaraJogja.id - Film komedi Indonesia GJLS: Berapi-api menghadirkan gelak tawa dalam pemutaran perdananya di Yogyakarta. Film ini mengangkat kisah tiga sahabat yang berjuang mewujudkan impian menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar), dibalut komedi absurd khas GJLS.
Produser GJLS: Berapi-api, Fiqi Wandiya Septa, mengaku senang melihat respons penonton yang sesuai dengan harapan tim produksi. Ia berharap komedi yang dihadirkan dapat dinikmati lebih luas, tidak hanya oleh penggemar GJLS atau Gejalesers.
“Sebagai filmmaker cukup happy melihat reaksi penonton sesuai dengan harapan kita semua. Komedinya GJLS ini bisa diterima oleh kalangan selain Gejalesers,” ujar Fiqi.
Menurut Fiqi, film kedua GJLS ini tetap mempertahankan karakter komedi khas kelompok tersebut. Namun, pendekatan ceritanya dibuat agar lebih mudah diterima penonton umum, termasuk keluarga.
Film produksi Amadeus Sinemagna ini diproduseri Indra Yudhistira dan disutradarai Monty Tiwa. Ceritanya berpusat pada tiga sahabat yang diperankan Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir.
Ketiganya memiliki impian menjadi petugas damkar. Namun, perjalanan mereka tidak berjalan mulus setelah gagal dalam pelatihan bersama Algojo Api. Mereka kemudian menjalani tugas harian yang jauh dari bayangan tentang pekerjaan heroik seorang pemadam kebakaran.
Situasi berubah ketika ketiganya terlibat dalam misi penyelamatan berbahaya yang menguji keberanian dan kerja sama mereka.
Angkat Realitas Tugas Pemadam Kebakaran
Pemilihan profesi damkar sebagai latar cerita bukan tanpa alasan. Fiqi mengatakan, petugas pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, termasuk menangani persoalan di luar tugas memadamkan api.
Baca Juga: Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
Petugas damkar kerap dimintai bantuan untuk mengevakuasi ular, menyelamatkan hewan, hingga menangani berbagai situasi darurat.
“Nah, karena kalau kita perhatikan semua Damkar ini mengisi celah-celah kosong di antara kedinasan lainnya,” kata Fiqi.
Beragam pengalaman tersebut menjadi salah satu inspirasi cerita GJLS: Berapi-api. Kejadian tak terduga yang sering dihadapi petugas damkar dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus menyimpan potensi komedi.
Film ini juga memperlihatkan sisi lain pekerjaan damkar yang membutuhkan keberanian, kesiapsiagaan, dan kemampuan menghadapi berbagai kondisi darurat.
Pemain Jalani Adegan Berisiko Tanpa Stunt
Di balik adegan komedi, para pemain menghadapi sejumlah tantangan selama proses produksi. Rigen Rakelna mengungkapkan bahwa mereka harus beradaptasi dengan kostum petugas damkar yang mulai terasa sempit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar
-
Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan