JCWF juga menerapkan perhitungan jejak karbon dari aktivitas festival yang direncanakan untuk dikompensasi melalui aksi penanaman pohon. Upaya ini dilengkapi dengan ajakan kepada pengunjung untuk membawa tumbler pribadi, memanfaatkan fasilitas water station, menggunakan transportasi umum, serta memilah sampah selama berada di area acara.
Melalui berbagai inisiatif ini, JCWF ingin mendorong keterlibatan penyelenggara, mitra, komunitas, pelaku usaha, dan pengunjung dalam membangun praktik penyelenggaraan festival yang semakin memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Menghubungkan Budaya, Manusia, dan Kesejahteraan
Melalui JCWF 2026, BPPD DIY menegaskan upaya untuk memperkuat pengembangan Yogyakarta sebagai destinasi cultural wellness yang memiliki karakter, relevansi, dan daya saing. Perpaduan budaya, praktik wellness, kreativitas komunitas, dan prinsip keberlanjutan diharapkan dapat menciptakan pengalaman wisata yang lebih bermakna sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi masyarakat.
Melalui JCWF 2026, BPPD DIY menegaskan upaya untuk memperkuat pengembangan Yogyakarta sebagai destinasi cultural wellness yang memiliki karakter, relevansi, dan daya saing. Perpaduan budaya, praktik wellness, kreativitas komunitas, dan prinsip keberlanjutan diharapkan dapat menciptakan pengalaman wisata yang lebih bermakna sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi masyarakat.
Informasi dan Reservasi: Masyarakat, pengunjung, dan media dapat memperoleh informasi mengenai JCWF 2026 serta registrasi program melalui kanal resmi kami di jcwf.id. ***
Berita Terkait
-
Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik
-
Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026
-
Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik