Muak Jabatan Menag Diisi Orang Parpol, PTKIN Usul Menag dari Kampus Islam

Para rektor pun pantas diusulkan sebagai menag sesuai kriteria jabatan menteri.

Chandra Iswinarno
Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:32 WIB
Muak Jabatan Menag Diisi Orang Parpol, PTKIN Usul Menag dari Kampus Islam
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yudian Wahyudi. [Suara.com/Putu Ayu P]

SuaraJogja.id - Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mengusulkan ke Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk memilih menteri agama (menag) periode 2019-2024 dari profesional kampus alih-alih dari partai politik (parpol).

Sebab, forum yang terdiri dari rektor dari UIN, IAIN dan STAIN seluruh Indonesia tersebut merasa muak dengan pejabat di kementrian tersebut yang seringkali terjerat kasus jual beli jabatan, korupsi dana haji hingga Alquran.

Dua nama rektor UIN diusulkan untuk maju jadi Menag ke Presiden Jokowi. Rencananya forum akan mengirim surat ke Presiden pada Kamis (8/8/2019). Yakni Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi serta Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Fauzul Iman.

“Keputusan pertama mengajukan dua nama ini diambil 29 Juli lalu di Grand Mercure di Jakarta. Yang kedua tanggal 5 Agustus lalu disini (UIN Sunan Kalijaga)," papar Yudian disela wisuda 1.128 lulusan di kampus setempat, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga:PPP Pasrah Lepas Kursi Menag Tapi Ngebet Minta Pos Menteri Lain

Menurut Yudian, meski pemilihan nama-nama menteri merupakan hak prerogatif Presiden sekaligus menjadi jabatan politik, usulan tersebut paling tidak menjadi moral force dari akademisi dalam menyikapi persoalan-persoalan di Kemenag. Sebab sudah semestinya jabatan Menag diserahkan orang profesional alih-alih parpol.

Sebagai profesional, para rektor pun pantas diusulkan sebagai Menag sesuai kriteria jabatan menteri. Dari sisi akademis atau otorita ilmu pengetahuan jelas sudah masuk, begitu pula dari pengalaman kepemimpinan yang juga terbukti.

“Apalagi saat ini Pak Jokowi sedang mencari profesional untuk menteri-menterinya,” paparnya.

Yudian menambahkan, dua nama Rektor UIN,salah satunya dia muncul berdasarkan kesepakatan dari para rektor. Keduanya dilihat track recordnya selama ini.

Selain surat yang menyebut dua nama rektor, keduanya juga diminta membuat curriculum vitae (CV) yang akan disampaikan ke Jokowi. Diharapkan Presiden bisa mempertimbangan usulan tersebut.

Baca Juga:Sebut Lukman Menag Gagal, Maman: Parkirnya Saja Jelek, Apalagi Menterinya

“Ada voting dari rapat. Tapi saya kira pertimbangannya dari track record masing-masing yang dianggap bisa mewakili rektor PTKIN,” katanya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak