Empat Hari Hilang, Korban Diduga Hanyut di Kali Opak Belum Ditemukan

Mbah Pairin dilaporkan hilang sejak Rabu (4/3/2020) hingga saat ini belum ditemukan.

M Nurhadi | Mutiara Rizka Maulina
Sabtu, 07 Maret 2020 | 12:27 WIB
Empat Hari Hilang, Korban Diduga Hanyut di Kali Opak Belum Ditemukan
Tim Gabungan melakukan persiapan sebelum memulai proses pencarian di Balai Desa Trimulyo, Sabtu (7/3/2020). [Suarajogja.id / Mutiara Rizka M]

SuaraJogja.id - Memasuki hari ke 4 pencarian, Mbah Pairin yang diduga hanyut saat mandi di Kali Opak belum juga ditemukan. 

Mbah Pairin (76) warga Padukuhan Kembangsongo Desa Trimulyo Kecamatan Jetis dinyatakan hilang saat mandi di Kali Opak Rabu (4/3/2020) lalu. 

Pada hari Rabu, selepas subuh, Pairin pamit pada keluarganya untuk mandi di tepi Kali Opak. Pairin diketahui sudah terbiasa mandi di Kali Opak.

Namun, menjelang siang, Mbah Pairin tidak kunjung pulang. Pihak keluarga yang khawatir lantas memutuskan untuk mendatangi sungai, namun Pairin tak ada di lokasi tempat biasa ia mandi. 

Baca Juga:Strategi Leadership Bagi Orang Introvert

Pihak keluarga langsung melakukan pencarian, dibantu dengan beberapa warga sekitar. Sebagian warga yang lain memutuskan untuk menghubungi SAR Kabupaten Bantul. 

Hingga hari Sabtu (7/3/2020) Tim Gabungan ACT, SAR MTA, React dan Garda Aksi Sosial masih melakukan penyusuran di TKP hingga DAM Bendo. 

Tim pencarian korban dibentuk menjadi dua kelompok, pertama kelompok penyelaman dan yang lain melakukan penyusuran di bibir sungai. 

"Hari kedua kemarin hujan lebat sehingga arus sungai cukup deras," kata Eva, salah satu relawan ACT saat ditemui di tepi Kali Opak pada hari Sabtu.

Menurut Eva, debit air yang cukup tinggi dua hari terakhir menjadi kendala bagi tim pencarian korban. 

Baca Juga:Baim Wong : Doain Mama Supaya Tenang di Sana

Ia juga menyebutkan adanya kemungkinan korban tersangkut di bebatuan ataun sampah akibat banjir yang sempat terjadi sebelumnya.

"Tidak menutup kemungkinan juga terjebak dalam pusaran di dasar sungai," ujar Eva.

Selain debit air yang tinggi, kondisi air yang keruh juga menghambat proses pencarian di air. Penyusuran juga sudah dilakukan hingga ke pantai untuk mengantisipasi korban terbawa arus. 

Hingga berita ini ditulis, tim masih melakukan pencarian korban baik di darat maupun air. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak