Pernyataan "Jokowi Wafat" Tuai Kritik, Tengku Zul Disuruh DPR Istigfar

"Seorang yang mengaku ulama tak sepantasnya bicara seperti itu," ujar Ace.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Novian Ardiansyah
Selasa, 23 Juni 2020 | 20:19 WIB
Pernyataan "Jokowi Wafat" Tuai Kritik, Tengku Zul Disuruh DPR Istigfar
Refly Harun dan Tengku Zulkarnain. (YouTube/Refly Harun)

SuaraJogja.id - Sekjen Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul mengegerkan publik setelah menyatakan akan mendukung pemerintah jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) wafat. Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily meminta tokoh agama asal Medan itu untuk memperbanyak istigfar.

Ace mengungkapkan, sebagai ulama, apalagi memiliki jabatan di MUI, Tengku Zul tidak sepantasnya membuat pernyataan yang menyinggung wafat sang presiden.

"Seorang yang mengaku ulama tak sepantasnya bicara seperti itu. Dia kan seharusnya tahu bahwa jabatan presiden dan wakil presiden itu merupakan satu kesatuan dalam sistem presidensial yang tidak dapat dipisahkan. Tidak etis dia bicara seperti itu. Seharusnya dia banyak istigfar," kata Ace, dihubungi Suara.com, Selasa (23/6/2020).

Menurut Ace, Tengku Zul belum ikhlas dengan hasil Pilpres 2019 meskipun pertarungan politik itu sudah lama selesai. Ia pun membandingkan sikap Tengku Zul dengan Prabowo Subianto, bakal calon presiden yang didukung Tengku Zul pada 2019.

Baca Juga:Mau Dukung Pemerintah Bila Jokowi Meninggal, DPR: Tengku Zul Harus Istigfar

Kontras dari Tengku Zul, kata Ace, Prabowo, kini justru memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan, mengingat posisinya saat ini sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) di bawah pemerintahan Jokowi.

"Ustaz Tengku tak bisa move on. Pak Prabowo yang didukungnya saja sekarang sudah betul-betul memberikan dukungan terhadap Presiden Jokowi. Saatnya kita semua mendukung langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, apalagi di saat pandemi seperti ini," ujar Ace.

Diberitakan sebelumnya, Tengku Zul secara terang-terangan mengungkapkan alasan dirinya hingga kini dirinya tak mendukung Presiden Jokowi. Ia juga blak-blakan memilih mendukung Prabowo saat Pilpres 2019 lalu, padahal wakil Jokowi adalah Ketua MUI Maruf Amin.

Tengku Zul mengaku tidak cocok dengan Jokowi karena dilatarbelakangi oleh PDIP. Ia juga menyatakan baru akan mendukung pemerintah jika Maruf Amin yang maju sebagai calon presiden.

"Kalau Kiai Maruf jadi presiden saya tim kampanyenya, pakai duit saya," kata Tengku Zul dalam video yang diunggah pada Snein (22/6/2020) di kanal YouTube Refly Harun.

Baca Juga:7 Kontroversi Tengku Zul, dari Rudal China sampai Soal Jokowi Wafat

Karena ada Presiden Jokowi di samping Maruf Amin, lanjut Tengku Zul, maka dirinya tak bisa sepenuhnya memberi dukungan terhadap pemerintah.

"Tapi ada Jokowi di situ ya separuh-separuh. Kalau Jokowi wafat, Kiai Maruf jadi presiden, baru saya banyak membantu, tapi kalau salah tetap kritik," tutur Tengku Zul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak