Gudegnya Legendaris, Kisah Mbah Lindu Pernah Ditayangkan Netflix

Mbah Lindu tetap membuat gudeg dan menjualnya sendiri meski di usia yang sudah renta.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 13 Juli 2020 | 14:03 WIB
Gudegnya Legendaris, Kisah Mbah Lindu Pernah Ditayangkan Netflix
Mbah Lindu legenda gudeg Jogja- (ANTARA)

SuaraJogja.id - Kepergian Biyem Setyo Utomo, penjual gudeg legendaris yang dikenal luas dengan nama "Mbah Lindu", meninggalkan duka bagi pencinta kuliner, khususnya masyarakat Yogyakarta. Mbah Lindu meninggal dunia pada Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 18.00 WIB di usia 100 tahun.

Seketika berita tersebut menyebar di media sosial sampai sempat trending di Twitter. Wajar saja, Mbah Lindu memang sosok legendaris di Jogja. Bahkan Netflix pernah mengangkat kisah wanita yang membuat gudeg hingga ia berusia seabad itu.

Kisah tersebut ditayangkan Netflix melalui serial kuliner Street Food, yang tayang perdana pada 26 April 2019 lalu. Episode pertama serial ini menampilkan kuliner Yogyakarta, yang dikenal kaya akan makanan tradisional. Meski kota ini memiliki banyak pendatang, moderenisasi tak lantas menggerusnya.

Dari episode Yogyakarta, serial Netflix ini menayangkan empat legenda kuliner Jogja: Mbah Satinem, Leonarda Tjahjono, Mbah Lindu, dan Yasir Ferry Ismatrada.

Baca Juga:Mbah Lindu Meninggal, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Sang Legenda Gudeg

Tetap membuat gudeg dan menjualnya sendiri di usia yang sudah renta menjadikan Mbah Lindu sang legenda gudeg salah satu sosok yang menarik bagi Netflix untuk diulas lebih dalam.

Kepada Kevindra Prianto Soemantri, penulis kuliner Indonesia yang mengunjunginya di Jogja dalam Street Food, Mbah Lindu sempat mengungkapkan bahwa semua komposisi gudeg buatannya ia masak sendiri. Racikannya itulah yang menjadikan Gudeg Mbah Lindu memiliki cita rasa khas gurih, tak terlalu manis, dan sedikit lebih lembap.

Kepada SuaraJogja.id, putra kedua Mbah Lindu, Lahono, mengungkapkan salah satu rahasia resep gudeg Mbah Lindu.

"Dari dulu masaknya dari kayu. Kalau masak pakai kayu, panasnya kan dari pagi terus, tidak sampai mati. Kalau pakai kompor itu sementara. Dan citarasanya beda," ungkapnya di rumah duka, Klebengan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (13/7/2020).

Tak hanya itu, kata lelaki 60 tahun tersebut, sang ibu sangat konsisten menjaga resep racikannya. Bahkan meski akhirnya berhenti berjualan sekitar dua tahun lalu karena sakit, Mbah Lindu tetap memantau gudeg yang dijual keturunannya.

Baca Juga:Ungkap Resep Rahasia Gudeg Mbah Lindu, sang Anak: Ibu Selalu Pantau

"Kalau resep ia tetap megang, kontrol. Ibu ikut terus memantau produksi gudeg walau sedang kondisi sakit. Wong enggak bisa apa-apa itu, sama saya sering bilang "Tandangi [lakukan] itu, tandangi itu,"" kenang Lahono lagi, sembari meniru kembali. "Maunya kerja terus. Kerja kerja kerja."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak