alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sleman Gelar Rapid Test Massal, DIY Tambah 31 Kasus Baru COVID-19

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:39 WIB

Sleman Gelar Rapid Test Massal, DIY Tambah 31 Kasus Baru COVID-19
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Menurut Berty, kenaikan tertinggi kasus kembali terjadi di Sleman.

SuaraJogja.id - Kasus positif COVID-19 di DIY makin bertambah. Dari hasil pemeriksaan 462 sampel dan 427 orang di laboratorium, muncul 31 kasus positif COVID-19 di DIY, Rabu (19/8/2020).

“Saat ini kasus COVID-19 di Jogja mencapai 1.090 kasus,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Rabu sore.

Menurut Berty, kenaikan tertinggi kasus kembali terjadi di Sleman, yang mencapai 21 kasus. Hal ini terjadi karena kabupaten tersebut kembali menggelar rapid tes massal bersama Pemkab dengan Fakultas Kedokteran UGM pada warga Sleman.

“Dari sekian ratus yang ikut rapid test, ada yang reaktif, sehingga dilakukan test swab. Kemudian muncul 21 kasus di Sleman,” ungkapnya.

Baca Juga: Atur Harga Swab Test Virus Corona, Pemerintah Ingin Masyarakat Tes Mandiri

Berty menambahkan, 5 kasus lain muncul di Bantul, disusul 3 kasus di Kota Jogja dan 2 kasus lain di Gunungkidul.

“Sedangkan di Kulon Progo tidak ada yang terkonfirmasi positif kali ini,” jelasnya.

Selain skrining masyarakat, lanjut Berty, 6 kasus lain muncul dari skrining karyawan kesehatan. Empat kasus dari Bantul yakni kasus 1071, laki-laki 39 tahun; kasus 1072, laki-laki 31 tahun; kasus 1073, perempuan 26 tahun; serta kasus 1081, laki-laki 22 tahun.

Kasus lain dari Gunungkidul, yakni kasus 1074, perempuan 26 tahun dari Gunungkidul. Selain itu, ada kasus 1095, perempuan 23 tahun dari Sleman. Sebanyak 8 kasus lain muncul yang masih dalam proses penelusuran. Sedangkan 5 kasus lain dari hasil kontak tracing kasus sebelumnya.

“Dua kasus terakhir merupakan pelaku perjalananan,” imbuhnya.

Baca Juga: Selain Rapid Test, Pemerintah Juga Akan Atur Harga Swab Test Virus Corona

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait