Top 5 SuaraJogja: Massa Demo di Jogja Sebut Rezim Jokowi Tak Bisa Dipercaya

Tak hanya itu, curhatan Bella Saphira selama 7 tahun menjadi istri mantan jenderal juga cukup menjadi sorotan.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:43 WIB
Top 5 SuaraJogja: Massa Demo di Jogja Sebut Rezim Jokowi Tak Bisa Dipercaya
Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020). [ANTARA FOTO]

SuaraJogja.id - Gelombang demo kembali mulai bermunculan sejak UU Cipta Kerja disahkan; salah satunya di Jogja, di mana massa menyebutkan bahwa rezim Jokowi tak bisa dipercaya. Selain itu, dr Tirta sebagai relawan mengaku siap mati jika memang banyak orang harus melakukan unjuk rasa melawan UU Cipta Kerja.

Di sisi lain, video perjumpaan Butet Kartaredjasa dan Sri Sultan HB X cukup mencuri perhatian karena ia menanyakan langsung soal pilkada hingga COvid-19 pada sang Gubernur. Sementara itu di Gunungkidul, seorang bocah 12 tahun dicabuli ayah kandung sepulang dari pondok pesantren.

Tak hanya itu, curhatan Bella Saphira selama 7 tahun menjadi istri mantan jenderal juga cukup menjadi sorotan. Simak di bawah ini lima berita terfvorit SuaraJogja.id, Rabu (7/10/2020) kemarin:

1. Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa: Rezim Jokowi Tak Bisa Dipercaya

Baca Juga:Tengku: Siapa yang Layak Diminta Tanggung Jawab? Buzzer: Anies dan Cendana

Buntut pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja menyulut aksi protes oleh masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia termasuk di Yogyakarta. Buruh, petani dan mahasiswa menggelar aksi protes agar pemerintah mencabut UU tersebut.

Aliansi Seruan Mahasiswa Bersatu menggelar aksi di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga (Suka), Depok, Sleman, Rabu (7/10/2020).

Baca selengkapnya

2. Pulang dari Pondok Pesantren, Gadis 12 Tahun Dicabuli Ayah Kandung

Baca Juga:Demo Tolak UU Ciptaker Ricuh di Lampung, Polisi: 26 Orang Luka-luka

Nasib nahas dialami seorang bocah perempuan berumur 12 tahun warga Kalurahan Getas Kapanewonan Playen Kabupaten Gunungkidul. Ia jadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandungnya saat 'dipulangkan' oleh Yayasan Pondok Pesantren karena pandemi covid-19.

Beruntung aksi tidak selayaknya dilakukan oleh orangtua kandung tersebut segera terungkap oleh tetangga yang merasa curiga dengan perilaku bocah tersebut dan gerak-gerik yang aneh dari ayah kandung bocah tersebut.

Baca selengkapnya

3. Sarapan Bareng Sultan, Butet Beri 3 Pertanyaan Soal Pilkada dan Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak