Aroma therapy bermanfaat memperbaiki suasana hati karena dapat merangsang saraf hidung dan otak untuk memproduksi senyawa serotonin. Alhasil, pengunjung pun dapat lebih rileks.
Terapis yang bertugas juga disesuaikan dengan gender pengunjung. Jadi, pengunjung laki-laki akan ditangani oleh terapis pria. Pengunjung wanita juga akan bertemu dengan terapis wanita.
Meski begitu, bila ada permintaan khusus untuk melakukan pijat beda gender, de WAVE masih bisa memfasilitasi. Namun, dengan catatan tak boleh di dalam kamar.

Harga yang dibanderol untuk pijat refleksi di de WAVE lumayan terjangkau, mulai dari Rp55 ribu sampai Rp200 ribu saja. Biaya tersebut tergantung dari durasi pijat dan bagian tubuh mana yang akan direfleksi.
Baca Juga:Libur Panjang, Pengunjung Rest Area Tol Sepanjang Jateng Mesti Rapid Test
De WAVE juga menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat, mulai dari mewajibkan pengunjung memakai masker, cek suhu tubuh, dan terapis yang menggunakan face shield serta masker. Jarak kursinya pun diatur tak berdekatan dengan diberi jeda satu kursi.
Tempat pijat refleksi de WAVE di Yogyakarta sendiri memiliki lima cabang. Dalam waktu dekat, mereka akan membuka cabang baru di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).