"Ya harapan kami tanggal 17 Desember sudah bisa dinikmati oleh masyarakat," harapnya.
Disampaikan Umi, demi mendukung target itu rekan-rekan pekerja pun memang sudah bekerja cukup lembur. Sebab memang pekerjaan dua proyek pembangunan ini sudah dilaksanakan siang dan malam hari.
"Temen-temen pekerja agak lembur, kalau yang di Tugu kerja siang-malam, kecuali malam minggu dan malam senin, malamnya tidak ada pekerjaan. Kalau untuk Jalan sudirman cuma lembur sampai agak malam saja tapi tidak sampai larut. Pertimbangannya karena lalu lintas di Tugu yang tidak bisa terlalu lama ditutup siang malam secara full," tandasnya.
Sementara itu Pati Parinadya atau Pimpinan Lembaga Parinadya Kaistimewan, Aris Eko Nugroho, menyebut pemasangan tiang-tiang lampu di sepanjang Jalan Sudirman itu bukan tanpa makna.
Baca Juga:Kejar Target Kelar Akhir Bulan Ini, Proyek Revitalisasi Tugu Pal Dilembur
Menurutnya, itu sudah disesuaikan dengan filosofi yang ada untuk merespon kawasan di sekitar sumbu filosofis itu sendiri.
"Secara prinsip [tiang lampu] itu warna Jogja yang ada hijau, merah, kuning. Itu sebagai perlambangan motif ornamen yang sedikit disederhanakan supaya tidak menyamai lampu budaya di sumbu filosofis," terang Aris.