Pria Ngaku Polisi Ancam Penggal Habib Rizieq, Sebut FPI Organisasi Preman

Ia mengisahkan pula pengalamannya kala berurusan dengan anak petinggi FPI yang melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 03 Desember 2020 | 09:19 WIB
Pria Ngaku Polisi Ancam Penggal Habib Rizieq, Sebut FPI Organisasi Preman
Pria yang akan penggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)

SuaraJogja.id - Menyusul kegaduhan yang terjadi belakangan ini sejak pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pulang ke tanah air, seorang pria dalam sebuah video viral membuat heboh publik dengan ancaman memenggal kepala Habib Rizieq.

Pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian ini mengancam akan memenggal kepala imam besar FPI itu karena ia geram dengan berbagai keributan yang tak kunjung usai.

Video berdurasi tiga menitan itu diunggah di kanal YouTube Hendri Official pada Rabu (2/12/2020). Pria yang diduga berasal dari asal Pekalongan, Jawa Tengah dan tidak menyebutkan identitas namanya itu menyebut FPI sebagai organisasi preman.

"Selamat pagi untuk warga Pekalongan dan sekitarnya, selamat pagi untuk warga Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan," katanya.

Baca Juga:Polisi Imbau Simpatisan Habib Rizieq Tak Berkerumun di Petamburan

Pria yang akan memenggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)
Pria yang akan memenggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)

"Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman. Bergaya jagoan. Bahkan bak seorang juara yang tidak ada tandingannya, kita semua paham siapa mereka FPI," tambahnya.

Ia mengutarakan, sebagai umat muslim dan warga negara Indonesia, ia tidak gentar sedikit pun kepada FPI dan kroni-kroninya. Jika FPI mengacaukan NKRI, dirinya siap bertindak untuk membabat leher Habib Rizieq,

"Demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berulah terlalu jauh apalagi mengacaukan NKRI," jelasnya.

Selain itu, ia mengisahkan pula pengalamannya kala berurusan dengan anak petinggi FPI yang melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota. Karena merasa tak terima ditilang, anak petinggi FPI itu, kata dia, mendatangkan massa yang terdiri dari 50 orang untuk menggeruduk pos polisi itu.

"Kurang lebih sembilan orang tak pukulin, tergeletak satu. Sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena gayanya radikal dan preman," ujarnya,

Baca Juga:Rizieq Shihab Ajak Hijrah ke Negara Tauhid, KSP: Pancasila Sudah Cukup

Pada akhir video, ia bersumpah akan menyembelih leher Habib Rizieq dan tak gentar sama sekali terhadap organisasi seperti FPI, HTI, maupun sejenisnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak