facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Isolasi Mandiri, 107 Warga Karanglo Ikut Pilkada dengan Prosedur Superketat

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Rabu, 09 Desember 2020 | 20:59 WIB

Isolasi Mandiri, 107 Warga Karanglo Ikut Pilkada dengan Prosedur Superketat
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman Trapsi Haryadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Dari tujuh orang yang positif Covid-19, tiga orang melakukan isolasi di Rusunawa Gemawang dan sisanya di rumah.

SuaraJogja.id - Sebanyak 107 warga Pedukuhan Karanglo, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menjalani pemungutan suara di rumah masing-masing. Hal ini disebabkan, Dusun Karanglo sedang dalam masa lockdown setelah beberapa warganya terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua PPK Kapanewon Cangkringan Sri Rahayu mengatakan, lockdown atau isolasi mandiri yang dilakukan ratusan warga Dusun Karanglo itu dilakukan setelah ditemukan 7 warganya terkonfirmasi positif Covid-19. Dari tujuh orang itu, tiga orang melakukan isolasi di Rusunawa Gemawang dan sisanya di rumah.

"Jadi memang di TPS 10 itu dibikin gabungan, ada dua dusun, yakni Jetis yang jadi titik utama dan Dusun Karanglo, Rt 1 dan 2 yang terkena lockdown itu, sebagain warga ada yang merapat ke TPS sebelah," kata Sri kepada awak media, Rabu (9/12/2020).

Dijelaskan Sri, pihaknya sudah menyiapkan dua petugas KPPS yang berasal dari warga setempat yang melakukan isolasi mandiri, ditambah dengan pendampingan dari Panwas dan PTPS.

Baca Juga: Nyoblos Pertama, Sri Muslimatun Menang di Kandang Sendiri

Untuk PTPS, kata Sri, langsung dilontarkan kepada saksi yang bersangkutan. Jika memang menghendaki untuk ikut, mereka bisa langsung mendampingi petugas.

"Tapi sudah ada laporan beberapa saksi yang tidak ikut karena kondisi kesehatan," ucapnya.

Sri menuturkan, nantinya petugas akan secara mobile berkeliling untuk mendatangi beberapa titik yang telah ditentukan. Saat didatangi itu, beberapa warga yang berada di sekitarnya bisa langsung menggunakan hak suaranya.

"Jadi dibuat semacam titik sub kecil beberapa rumah kumpul di situ, kalau didatangi satu-satu dengan hanya dua orang KPPS lama selesainya kasihan," imbuhnya.

Lebih lanjut, nanti petugas akan datang membawa perlengkapan pemilihan itu mulai dari surat-surat suara dan biliknya. Secara teknis, surat suara yang dibawa itu akan dilipat ke dalam plastik untuk dimasukkan ke dalam plastik lagi yang lebih besar.

Baca Juga: Satgas Ungkap, Masih Ada TPS Tak Sediakan Fasilitas Cuci Tangan

Jumlahnya menyesuaikan warga yang akan memilih yakni sebanyak 107 orang. Terkait dengan pencoblosan plastik itu nanti tidak akan dilepas melainkan langsung dicoblos oleh warga hingga selanjutnya dimasukkan lagi ke dalam plastik yang lebih besar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait