Cipta mengungkapkan Marzuki dan Jansen terlibat adu mulut mengenai kedatangannya di Bandara Kualanamu.
"Sempat terjadi adu mulut antara @jansen_jsp dan Marzuki Alie di bandara Kuala Namu. Lawan terus pengkhianat partai #sayadukungAHY," tulisnya.
Dia berterima kasih kepada Jansen yang memergoki dan berupaya mencegah Marzuki untuk tidak merecoki urusan Partai Demokrat lagi. Dalam kicauannya, Cipta berharap nanti perlawanan kader Demokrat atas KLB ini nggak menimbulkan kericuhan.
"Kalau terjadi bentrok dan negara membiarkan, hancur sudah Demokrasi kita. Jokowi kemana aja?" tulisnya.
Baca Juga:Mabes Polri: Kami Tak Berikan Izin Keramaian KLB Partai Demokrat
Sejumlah kader Partai Demokrat Sumatera Utara mendatangi Polrestabes meminta kepolisian untuk membubarkan KLB Demokrat di Medan itu. Menurut kader Demokrat, KLB itu ilegal dan pantas dibubarkan.
Perlawanan lain kabarnya bakal ditunjukkan kader Demokrat. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat, Andi Arief menginformasikan ratusan kader akan datangi Bandara Kualanamu untuk usir Moeldoko.
Mantan Panglima TNI yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu dinarasikan akan merebut Demokrat melalui KLB ini. Andi mengatakan elite Demokrat sudah berupaya mencegah gerakan perlawanan kader ini, namun apa daya.
"Ratusan kader demokrat akan ke Bandara Kualanamu sambut Pak Moeldoko dan meminta dia pulang ke Jakarta. 3 kemungkinan, pertama batal berangkat karena ketauan. Kedua on schedule. Ketiga mengubah jam penerbangan. Kami sudah berupaya keras menghalangi langkah para kader ini," tulis Andi dalam kicauannya.
Baca Juga:Ratusan Orang Berbaju Moeldoko Kawal KLB Demokrat di Deli Serdang