Drive Thru, Pelaku Wisata di Sleman Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Asisten Bidang Perekonomian Setda Sleman Budiharjo menyatakan, metode vaksinasi drive thru dilakukan untuk mengurangi kerumunan.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 05 April 2021 | 10:28 WIB
Drive Thru, Pelaku Wisata di Sleman Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama
Petugas menyuntikan vaksin Covid-19 secara drive thru bagi pelaku wisata, pelayanan publik dan transportasi, di kompleks Candi Prambanan, Senin (5/4/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

SuaraJogja.id - Sekitar 5.000 orang pelaku wisata, petugas pelayanan publik, transportasi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama secara drive thru, atau lantatur, di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Senin (5/4/2021).

Chief of Medical Halodoc Irwan Heriyanto mengatakan, pos pelayanan ke-5 vaksinasi Halodoc ini terselenggara atas kerja sama berbagai pihak. Menjadi ikhtiar putra-putri bangsa untuk mengejar target vaksinasi COVID-19.

Berkat adanya posko pelayanan kesehatan Halodoc, tercatat ada sekitar 35.000 orang telah divaksinasi COVID-19, si dua lokasi posko, Jakarta dan Surabaya.

"Pihaknya berharap, dengan adanya posko kesehatan di Sleman, bisa membantu percepatan vaksinasi COVID-19," terangnya, di Rama dan Shinta Garden Cafe, Senin.

Baca Juga:Densus 88 Geledah Ruangan Ponpes Ibnul Qoyyim Dusun Gandu, Ini Kata MUI

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Setda Sleman Budiharjo menyatakan, metode vaksinasi drive thru dilakukan untuk mengurangi kerumunan.

Kegiatan rencananya diberikan kepada 5.000 orang, dosis pertama diberikan pada 5-9 April 2021. Sedangkan dosis kedua diberikan pada 3-7 Mei 2021.

"Kami sangat mendukung dan menyambut gembira vaksinasi Covid-19 massal ini. Mengingat vaksinasi ini adalah satu bagian penting penanganan Covid-19," ujarnya, Senin.

Tujuan vaksinasi dimaksudkan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Serta membangun kekebalan tubuh.

Ia menambahkan satu sektor paling terdampak dari Covid-19 salah satunya adalah sektor pariwisata. Di kesempatan Pemkab Sleman berharap, masyarakat terus menyelenggarakan cita mas jajar.

Baca Juga:Pegiat Wisata Divaksin, Sektor Pariwisata di Kendal Mulai Bergariah

"Dengan adanya vaksinasi bukan berarti kita bebas dari Covid-19," ungkapnya.

Menurut Budiharjo, masyarakat perlu menyadari setelah pemberian vaksin bukan berarti kita kebal. Karena butuh waktu bagi tubuh, untuk membangun antibodi terhadap Covid-19.

"Vaksin bukanlah obat, tapi upaya untuk mendorong kekebalan spesifik atas penyakit tertentu, dalam hal ini Covid-19," kata dia.

Dirut PT TWC Candi Prambanan-Borobudur-Ratu Baka Edi Setijono mengungkapkan, ini adalah program yang sudah ditunggu-tunggu semua pihak, agar vaksinasi bisa mencakup semua lapisan masyarakat.

Dengan adanya vaksinasi bagi pelaku di sektor pariwisata, harapannya pariwisata dan ekonomi segera bangkit. Karena di masa pandemi, kondisi pariwisata cukup membuat prihatin.

"Vaksinasi berlangsung selama tiga hari. Semoga kegiatan ini bisa terus kita jalankan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak