Menurutnya, sudah hampir 2 tahun ini industri pariwisata di Gunungkidul mengalami kemunduran. Minimnya wisatawan sejak pandemi covid 19 Bahkan tak ada sama sekali ketika PPKM diberlakukan oleh pemerintah membuat para pelaku usaha jasa pariwisata harus melakukan efisiensi.
"100 orang karyawan kami rumahkan. Yang aktif hanya 8 orang, itu hanya sekuriti,"tuturnya.
Perpanjangan PPKM yang terus dilakukan ternyata membuat mereka semakin sulit. Mereka berharap pemerintah bisa memberi kelonggaran terhadap sektor pariwisata, tentu saja dengan aturan ketat seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.
Satu-satunya yang mereka lakukan adalah kembali menyelenggarakan vaksinasi. Vaksinasi kali ini adalah vaksinasi keempat yang mereka lakukan. Harapannya wisata kembali dibuka.
Baca Juga:Terpuruk Akibat PPKM, Pelaku Wisata Gunungkidul Terpaksa Jual Ternak untuk Bayar Angsuran
" upaya insan pariwisata mendukung program vaksinasi yang kini tengah digenjot oleh pemerintah. Karena konon vaksin menjadi salah satu prasyarat untuk mendapatkan layanan dari pemerintah,"terangnya.
Kontributor : Julianto