Sekolah di DIY Kesulitan Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi, Ini Sebabnya

Sejumlah sekolah di DIY kesulitan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi

Galih Priatmojo
Kamis, 30 September 2021 | 07:32 WIB
Sekolah di DIY Kesulitan Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi, Ini Sebabnya
Sejumlah siswa di DIY mengikuti ujicoba PTM. Kedepan aplikasi Peduli Lindungi digunakan untuk skrining masuk sekolah.

Sementara Plt SMP Negeri 5 Yogyakarta, Retna Wuryaningsih mengungkapkan, sekolah tidak mempermasalahkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dipakai untuk PTM. Namun sebagian siswa mereka saat ini masih belum divaksin karena berusia dibawah 12 tahun.

"Secara prinsip [penerapan peduli lindungi], sebenarnya kami tidak keberatan. Tapi banyak siswa kami yang belum divaksin karena usianya dibawah 12 tahun," ujarnya.

Retna berharap, skrining aplikasi Peduli Lindungi tidak menjadi syarat wajib bagi siswa masuk ke sekolah. Sebab bila dipaksakan akan banyak siswa yang akhirnya kembali mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Padahal para siswa sangat bersemangat menyambut PTM setelah dua tahun terakhir harus belajar di rumah. Karenanya diharpkan skrining aplikasi PeduliLindungi nantinya hanya menjadi faktor pendukung.

Baca Juga:PHRI: Sebanyak 10.131 Hotel dan Restoran Indonesia Sudah Gunakan PeduliLindungi

"Penggunaan aplikasi sebelum diterapkan di sekolah juga perlu disosialisasikan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak