facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Akui Mulai Kendor sejak PPKM Level 2, Bupati Sleman Imbau Perketat Prokes

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana Selasa, 09 November 2021 | 16:07 WIB

Akui Mulai Kendor sejak PPKM Level 2, Bupati Sleman Imbau Perketat Prokes
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo - (SuaraJogja.id/HO-Humas Protokol Setda Pemkab Sleman)

Menurutnya, penurunan status pada PPKM di Sleman bukan menjadi alasan untuk mengabaikan prokes.

SuaraJogja.id - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengimbau masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terlebih ia menilai penerapan protokol kesehatan di masyarakat Bumi Sembada saat ini sudah mulai kendor terlebih saat status PPKM menjadi level 2.

"Ya, kita memang melihat semakin kendor ini prokesnya di masyarakat. Oleh karena itu saya mengimbau kepada semua masyarakat di Kabupaten Sleman jangan kendor, jangan abai," kata Kustini, kepada awak media, Selasa (9/11/2021).

Kustini juga terus berkoordinasi dengan semua pemangku wilayah yang ada agar bisa mengawasi warganya mengenai penerapan prokes. Menurutnya, penurunan status pada PPKM di Sleman bukan menjadi alasan untuk mengabaikan prokes.

"Kita sudah imbau semua masyarakat lewat pemangku wilayah masing-masing untuk mengondisikan masyarakatnya walaupun kita dalam rangka level 2 ini sudah lebih longgar tapi tetap harus patuhi prokes," ujarnya.

Baca Juga: FOTO: Kepulangan PSS Sleman Disambut Meriah Ribuan Suporter

Secara khusus, disampaikan Kustini, diperlukan kesadaran pribadi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungannya. Terlebih dengan mobilitas yang sudah sangat meningkat.

Ia juga menyoroti kegiatan sosial masyarakat yang berpotensi menjadi penularan kasus Covid-19. Maka dari itu, meski sudah ada sejumlah pelonggaran aturan namun prokes tetap perlu dilaksanakan.

"Kasus penularan Covid-19 berpotensi di situ (kegiatan sosial). Misal seperti takziah, bahkan hingga peribadatan di tempat-tempat ibadah. Walaupun itu sudah diperbolehkan tapi harus tetap perketat protokol kesehatan," tegasnya.

"Nanti kita sisir kembali, untuk mengawasi masyarakat agar jangan sampai abai. Supaya kejadian di Sedayu tidak sampai terjadi di Sleman. Kita antisipasi supaya tidak terjadi," sambungnya.

Kustini mendorong seluruh gugus tugas di masing-masing wilayah untuk dengan ketat melakukan pengawasan dan penegakan prokes. Selain untuk mencegah timbulnya klaster, upaya ini demi menghindari munculnya gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Baca Juga: Putra Bupati Sleman Terjatuh dari Punggung Sapi Saat Ikuti Kirab, Begini Kondisinya

"Maka itu kita imbau kepada warga masyarakat, kita juga kerjasama dengan gugus tugas masing-masing tetap menjaga itu. Agar tidak ada klaster dan kita mengharapkan jangan sampai ada gelombang ketiga pandemi Covid-19 ini," tandasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait