Masker yang ia pakai pun diturunkan ke dagu, sehingga terlihat wajahnya tersenyum saat dipersilahkan makan dan minum oleh suara pria didepannya yang diduga seorang penyidik.
“Sok bari ngemil, ngarah sehat, caina tah aya, cai ( silahkan sambil ngemil agar sehat, airnya juga sekalian diminum ),” kata pria penyidik didepannya.
Yana hanya tersenyum sembari melipat tangan di lutut dan menolak lembut tawaran penyidik.
“Atos pa tadi ( sudah pak tadi ),” sahut Yana.
Baca Juga:Ikut Nonton Balapan WSBK dari Bukit Viral Mandalika, Ridwan Kamil : Ternyata Bagus Juga
Penyidik kemudian bertanya kepada Yana dalam video itu apakah pesan suara menangis yang ia kirimkan tersebut benar adanya.
Yana pun menjawab bahwa pesan berisi tangisan itu memang benar ia menangis.
“Muhun pak, Abdi nangis( betul pak, saya menangis ),” jawabnya.
Yana juga bercerita bahwa dirinya sepanjang perjalanan menuju Cirebon kemarin selalu menangis dan mengingat anaknya.
“ Kaemutan wae putra ( keinget sama anak terus )” kata dia dengan senyum tipis.
Baca Juga:Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Tonton Balapan di Sirkuit Mandalika dari Atas Bukit
Saat diminta keterangan,Yana mengaku perbuatannya tersebut ada kaitannya dengan pekerjaan dan ia berusaha menghindari keluarga dan dari pekerjaannya dengan berpura pura dianiaya orang.