alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kecelakaan Maut Libatkan Truk dan Sepeda Motor di Pundong, Satu Orang Tewas

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Minggu, 05 Desember 2021 | 16:43 WIB

Kecelakaan Maut Libatkan Truk dan Sepeda Motor di Pundong, Satu Orang Tewas
Penampakan sepeda motor yang hancur karena tabrakan dengan truk di Jalan Canden-Pundong, Jonggrangan, Srihardono, Pundong, Bantul pada Sabtu (4/12/2021). (SuaraJogja.id/HO-Satlantas Polres Bantul)

kecelakaan maut terjadi Pundong

SuaraJogja.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Canden-Pundong, tepatnya di Padukuhan Jonggrangan, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul pada Sabtu (04/12/2021) siang. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dengan sepeda motor ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian.

Diketahui, identitas korban pengemudi sepeda motor adalah Sugiyanto (53) warga Juruh, Bangunharjo, Sewon. Sementara yang dibonceng yakni Maryadi (41) warga Gatak, Timbulharjo, Sewon.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Bantul Iptu Maryono menjelaskan, insiden ini terjadi berawal ketika Truk Mitsubishi nopol AB 8166 WT yang dikemudikan Haryadi (51), melaju dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, warga Padukuhan Kediwung, Kalurahan Mangunan, Dlingo itu agak menepikan kendaraannya sampai masuk ke bahu jalan. Hal itu dilakukan lantaran berpapasan dengan sebuah mobil pribadi yang tak diketahui identitasnya.

Baca Juga: Putus Penularan COVID-19 dan Keuntungan Lainnya, Bantul Terus kembangkan e-Ticketing

"Saat itu sopir truk berusaha kembali ke jalur utama, tetapi belum tahu apa sebabnya, truk oleng ke kanan hingga menabrak pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol AB 2695 GK yang saat itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah selatan ke utara," ungkapnya, Minggu (5/12/2021).

Penyebab kematian korban lantaran benturan keras yang mengakibatkan kedua kendaraan terjun ke areal persawahan.

"Akibat benturan tersebut Sugiyanto tewas," imbuhnya.

Dia meninggal di RS Panembahan Senopati (RSPS) saat akan mendapatkan penanganan medis. Namun, nahas karena cedera kepala berat, mengakibatkan nyawanya tak tertolong.

Sementara rekannya, Maryadi menderita cedera kepala ringan dan beberapa luka terbuka. Saat ini dia masih mendapat perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Baca Juga: Masyarakat Belum Terbiasa, Bantul Siapkan Strategi Terapkan Tiket Elektronik Wisata Pantai

"Untuk sopir truk tidak mengalami luka. Sementara sopir dimintai keterangan di Unit Laka Polres Bantul untuk dilakukan penyelidikan maupun penyidikan terkait kasus tersebut," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait