Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Dosen Filsafat UGM: Justru Indonesia Sentris

Ia memaknai nusantara sendiri identik dengan kemandirian dan kewibawaan yang jika diruntut ke belakang punya sejarah panjang.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 19 Januari 2022 | 21:39 WIB
Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Dosen Filsafat UGM: Justru Indonesia Sentris
Desain Istana Negara. (Twitter/jokowi)

SuaraJogja.id - Peresmian nama Nusantara untuk ibu kota baru beberapa waktu lalu telah disetujui oleh Presiden Jokowi. Namun penamaan ibu kota baru yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Utara itu mendapat sorotan dari banyak pihak. 

Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Sindung Tjahyadi menilai pemilihan nama Nusantara sebagai ibu kota sudah tepat. Tidak seperti yang dianggap beberapa pihak bahwa nama tersebut terlalu Jawa sentris. 

"Jadi saya kira memang kalau kita bicara tentang istilah nusantara saya justru melihat itu tidak jawa sentris. Justru Indonesia sentris," kata Sindung saat dihubungi awak media, Rabu (19/1/2022).

Menurut Sindung, baik nama, sebutan dan sebagainya memang mempunyai akar pemaknaan pada masa lalu dan juha masa sekarang. Sehingga bukan hal yang salah juga jika ada pihak yang kemudian memberi nama baru kepada istilah yang sudah ada.

Baca Juga:Tak Kaget Jika Ahok Jadi Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Slamet Maarif PA 212: Kami Baca Kedekatannya dengan Jokowi

Ia menyebut bahwa Nusantara itu sendiri dulu akrab dengan istilah wawasan nusantara yang sebenarnya relatif terkait dengan ke Indonesiaan. Sehingga secara prinsip tidak ada masalah jika kemudian itu dipakai sebagai nama ibu kota.

"Soal kemudian banyak kritik bahwa itu sebutan untuk wilayah yang luas kok diperuntukkan untuk jadi sebuah kota. Wilayah nusantara itu kan luas. Tapi kalau itu kemudian dipakai untuk sebuah nama ibukota, ya saya kira tugas pemerintah untuk menjelaskan," ucapnya.

"Sekaligus memaparkan pada masyarakat makna baru nusantara sebagai nama ibu kota itu apa. Harapan-harapan apa yang akan dibangun oleh pemerintah dengan menamai ibu kota baru itu nusantara," sambungnya.

Ia memaknai nusantara sendiri identik dengan kemandirian dan kewibawaan yang jika diruntut ke belakang punya sejarah panjang. Terlebih kaitannya dengan keberanian melawan gelombang politik dari utara pada masanya.

Mengenai anggapan terlalu Jawa Sentris, kata Sindung, justru bukan Jawa yang muncul dibayangkan ketika nusantara digaungkan. Melainkan lebih kepada bentang suatu wilayah atau pulau-pulau yang ada di sepanjang bentang itu.

Baca Juga:Nama IKN Menuai Kritikan, Ibu Kota Baru Sebaiknya Dinamai Atlantis

"Justru itu tidak jawa sentris tidak tepat sebenarnya. Justru jawa itu di konsep nusantara itu hanya satu di antara sekian pulau yang ada di bentang itu," terangnya. 

Ditegaskan Sindung, istilah nusantara sendiri justru mempunyai makna historis yang kuat untuk Indonesia. Sehingga penamaan Nusantara juga dinilai sudah sangat mewakili keseluruhan dari wilayah Indonesia itu sendiri.

"Jadi kalau kita belajar sejarah dan memahami sejarah, saya kira justru dengan sebutan Nusantara itu jangkar historis, kesadaran historis kita kuat. Daripada katakanlah, tiba-tiba ibu kota disebut sebagai kalipura misalnya, wah itu mencari akar simbolik, akar historisnya dan sebagainya agak kesulitan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan nama calon ibu kota negara di Kalimantan Timur akhirnya terungkap. Nama itu disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam rapat panja pembahasan RUU Ibu Kota Negara bersama pansus di DPR.

Suharso mengatakan, nama ibu kota negara itu tadinya ingin disematkan di dalam surpres RUU IKN yang dikirim pemerintah kepada DPR. Namun kemudian ditahan. Baru setelahnya Presiden Jokowi mengkonfirmasi lagi kepada Suharso pada Jumat (14/1).

"Dan ini saya baru mendapatkan konfirmasi langsung dan perintah langsung dari Bapak Presiden itu pada hari Jumat. Jadi ini sekarang hari Senin, pada hari Jumat lalu," kata Suharso, Senin (17/1/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak