Namun, setelah minum obat berangsur-angsur Ferry Irawan kembali seperti semula. “Akhirnya dia minum obat", kata Venna Melinda.
Vania, kata Venna Melinda setiap hari memuji Ferry Irawan. “Tiap hari aja Dada ganteng sekali, Dada cakep sekali, jadi aku selalu bilang, ‘Bi apapun ya omongan orang kita harus bener-bener lebih deket sama Allah karena hanya itu yang membuat kita kuat',” ujarnya
“Karena kalau kita jatuh kita down apalagi kalau kita sampai berpisah hanya gara-gara kita enggak kuat keimanan dan cinta kita, kita kan merugi bukan hanya Abi yang merugi akupun merugi dan kasihan Vania yang udh menganggap dia seperti bapaknya,” jelas Venna Melinda.
Dia mengakatan pada Ferry Irawan untuk tak terlalu menganggap omongan orang terlebih yang negatif. “Ya sudah lah Bi kalaupun orang ngomong apapun tentang kita kan aku yang tahu Abi siapa. Dan aku ngga pernah melihat Abi itu karena di titik nol sekarang, terus kemudian kita mudah menjudge apapun tentang seorang Ferry Irawan,” jelanya.
Baca Juga:Venna Melinda Stres Jelang Nikahi Ferry Irawan: Kayak Lunglai Mendadak
Venna Melinda mengaku selalu melihat dari kacamata bahwa dirinya yang tak pernah dibikin Allah di titik terendah mungkin belum bisa sekuat Ferry Irawan yang masih punya keimanan tinggi yang masih bisa menahan diri dari omongan yang kadang keterlaluan.
“Jadi ya makanya aku selalu bilang Abi sabar karena memang segala niat baik itu pasti ada ujiannya kan jadi kita harus jadi orang yang istiqomah mungkin tegurannya kita harus jadi orang yang lebih mendekatkan diri sama Allah,” tuturnya.
Menurutnya, karena apa pun itu ucapan orang itu kadang mungkin menyakitkan. “Buat aku sih, aku selalu bilang 9 tahun aku kelihatannya tegar karnea aku lebih banyak belajar gitu. Tapi kalau Abi baru sembuh dia masih suka mood swing-nya tuh waduh dan aku bener-bener mungkin ditugaskan sama Allah menjadi guardian angel–nya Abi untuk membangkitkan semangat sih, karena dia badannya doank yang gede tapi wah kalau udah lagi (kambuh) aduh,” jelasnya.
Seperti diketahui, Ferry Irawan mengidap penyakit langka distonia sejak 1999. Penyebab distonia tersebut salah satunya pikiran dan stres akut.
Saat masih muda dalam seminggu ia bisa membintangi tiga sinetron sekaligus. Bahkan, dia pernah syuting dari jam 9 pagi dan baru selesai keesokan harinya jam 11 siang.
Suatu hari, pada 1999 ia merasakan sakit kepala dan menduga hanya migrain. Setelah konsultasi ke dokter, ia dinyatakan mengalami vertigo.