Ditemukan Kalender Suku Maya dari Abad Ketiga SM, Total 260 Hari

Kalender kuno yang baru ditemukan ini merupakan hasil pengamatan pergerakan Matahari, Bulan, dan planet.

Eleonora PEW
Senin, 18 April 2022 | 18:40 WIB
Ditemukan Kalender Suku Maya dari Abad Ketiga SM, Total 260 Hari
Ilustrasi peninggalan Suku Maya. [Shutterstock]

SuaraJogja.id - Sebuah benda purbakal ditemukan di dalam sebuah piramida di Guatemala. Penemuan yang diperkirakan berasal dari abad ketiga Sebelum Masehi (SM) itu berupa potongan kalender milik suku Maya.

Kalender ini ditemukan di situs arkeologi San Bartolo, di hutan bagian utara Guatemala.

Artefak ditemukan pada potongan mural, berisi tulisan "7 Deer", salah satu nama hari dari total 260 hari kalender Maya. Fragmen ini berisi tulisan Maya kuno angka tujuh dan kepala rusa.

Profesor ilmu dan tulisan Mesoamerika dari University of Texas David Stuart mempublikasikan temuan ini di jurnal Science Advances 13 April 2022. Potongan kalender ini berupa dua bongkah kecil dinding plester, yang tadinya menempel pada dinding batu.

Baca Juga:Sejarah Valentine Dan Hubungannya Dengan Cokelat, Bermula dari Bangsa Maya

"Dua bongkah ini cocok satu sama lain, memiliki kaligrafi berwarna hitam, dimulai dari tanggal '7 Deer'. Sisanya sulit dibaca," kata Stuart.

Kalender kuno yang baru ditemukan ini merupakan hasil pengamatan pergerakan Matahari, Bulan, dan planet. Siklus kalender berupa 260 nama hari, yang disebut "tzolk'in".

Siklus ini merupakan salah satu sistem penghitungan waktu suku Maya. Mereka juga memiliki tahun Matahari berisi 365 hari, sebuah sistem yang lebih besar bernama "Long Count" dan sistem kalender bulan.

"7 Deer" dan catatan lain dari 11 potongan yang ditemukan bersamaan dengan kalender ini menunjukkan sistem penghitungan waktu tersebut sudah digunakan selama beberapa tahun. Profesor antropologi dari Skidmore College, Heather Hurst, yang juga salah satu penulis penelitian, menyebutkan masih ada kemungkinan contoh lain yang lebih tua di situs lain.

"Kedua, tradisi tulisan yang diperlihatkan 11 fragmen ini beragam, ekspresif. Teknologi yang mereka gunakan untuk menyiapkan lukisan dan kaligrafi mengesankan. Ini adalah tradisi tulis-menulis dan seni yang kuat," kata Hurst.

Baca Juga:Sembunyi di Roda Pesawat, Penumpang Gelap Mendarat Selamat Setelah 3 Jam Mengudara

Sejumlah komunitas suku Maya masih menggunakan kalender kuno ini sampai sekarang.

"Sistem kalender ini sudah bertahan sekitar 2.200 tahun, dipelihara oleh Maya saat masa perubahan, tekanan dan tragedi yang luar biasa," kata Stuart.

Sistem kalender ini merupakan salah satu contoh kemajuan peradaban Maya. Selain memiliki budaya tulisan, mereka juga membangun kuil, piramida, istana, tempat pengamatan dan sistem pertanian yang canggih tanpa menggunakan alat logam dan roda. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak