
Singgih menyebutkan bahwa angin kencang tersebut masuk jenis puting beliung. Pasalnya sebelum insiden terdapat gumpalan awan dan terjadi di waktu siang atau sore.
"Kejadian seperti ini biasa terjadi musim pancaroba. Ini sudah mulai berkurang hujannya dan akan masuk ke musim kemarau. Kemungkinan ini masih ada, tapi tidak bisa diprediksi," kata dia.
BPBD meminta agar masyarakat tetap mewaspadai cuaca saat ini. Selain itu pohon-pohon rawan tumbang segera dilaporkan untuk dilakukan asesmen oleh tim BPBD.
Selain rumah roboh, lanjut Singgih ada sekitar 20 bencana pohon tumbang dan juga atap rumah yang terbang akibat angin puting beliung, Kamis sore ini.
Baca Juga:39 Rumah di Binjai Rusak Diterjang Puting Beliung