Cegah Penyebaran Hepatitis Akut Misterius, Sekolah di Sleman Larang Siswa Saling Pinjam dan Bertukar Makanan

di Kabupaten Sleman hingga kini belum ditemukan kasus hepatitis akut seperti yang muncul di sejumlah daerah.

Galih Priatmojo
Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:07 WIB
Cegah Penyebaran Hepatitis Akut Misterius, Sekolah di Sleman Larang Siswa Saling Pinjam dan Bertukar Makanan
Hepatitis Akut misterius [Antara]

Nur menegaskan, ketika menjalankan tatap muka terlebih mulai muncul kasus hepatitis akut menyerang anak-anak, sekolah terus meningkatkan penerapan prokes yang diutamakan.

"Datang langsung cuci tangan di tempat disediakan, pakai masker, jaga jarak, tidak boleh sama sekali membuka masker," ungkap dia.

Siswa di sekolahnya juga diminta untuk membawa bekal dari rumah, karena kantin di sekolah masih tutup.

"Sebetulnya sejak dulu anak-anak tidak ada yang jajan di luar, karena makanan sudah dicukupi dengan kantin yang ada. Dan saat ini kantin belum kami buka kembali," ujarnya.

Baca Juga:Try Hamdani Bersyukur Bisa Merapat ke PSS Sleman

Kendati sudah membawa bekal masing-masing, guru di kelas tetap mengingatkan anak-anak untuk tidak bertukar bekal makanan yang dibawa.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengatakan, di Kabupaten Sleman hingga kini belum ditemukan kasus hepatitis akut seperti yang muncul di sejumlah daerah.

Pihaknya mengaktifkan tim gerak cepat dalam mengantisipasi penularan dan penyebaran penyakit tersebut.

Tim gerak cepat bertugas melakukan surveilans dan respon cepat, jika ada laporan dari Puskesmas ataupun dari masyarakat tentang adanya indikasi penyakit hepatitis akut berat ini.

"Kami meminta masyarakat tidak panik. Ini bisa kita tanggulangi, asal kita jaga perilaku hidup sehat," ungkap Cahya.

Baca Juga:Todd Rivaldo Ferre Resmi Berseragam PSS Sleman Untuk Liga 1 Musim 2022-2023

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sleman Khamidah Yuliati meminta, orang tua tetap waspada ketika ada anak usia di bawah 16 tahun memiliki gejala tertentu menyerupai hepatitis akut.

"Segera dibawa ke Faskes dan jangan terlambat, agar segera mendapatkan penanganan lebih dini," terangnya.

Selain Puskesmas, kader Posyandu juga telah digerakkan untuk menyosialisasikan gerakan hidup sehat dan membantu agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak