Ingin Cepat Selesai, Twitter Khawatir Elon Musk Tunda Sidang Oktober

Twitter membantah klaim Musk bahwa perusahaan bekerja lambat dalam menjawab permintaan dokumen.

Eleonora PEW
Kamis, 28 Juli 2022 | 12:37 WIB
Ingin Cepat Selesai, Twitter Khawatir Elon Musk Tunda Sidang Oktober
Elon Musk batal membeli Twitter [Foto: Antara]

SuaraJogja.id - Pihak Twitter berharap, sidang soal pembatalan pembelian perusahaan dengan Elon Musk cepat selesai. Mereka pun telah menyetujui permintaan Elon Musk untuk jadwal sidang pada Oktober.

Twitter, dikutip dari Reuters, Kamis, menginginkan sidang itu selesai dalam lima hari. Musk mengatakan dia butuh waktu untuk menyelesaikan penyelidikan menyeluruh soal, menurut dia, kesalahan Twitter dalam jumlah akun palsu.

Perihal akun palsu ini menjadi alasan utama Musk mundur dari rencana membeli Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat. Menurut dia, ini melanggar kesepakatan bisnis.

Musk semula menginginkan jadwal sidang pada Februari tahun depan, namun, hakim mengatakan sidang berlangsung dalam tiga bulan ke depan. Dia akhirnya memilih 17 Oktober.

Baca Juga:Walhi Cs Larang Elon Musk Investasi Nikel di Indonesia, PSI: Jangan Halangi Upaya Sejahterakan Rakyat

Twitter menyatakan soal akun palsu adalah pengalihan isu, mereka mendukung sidang segera dilakukan supaya Musk tetap pada kesepakatan pembelian perusahaan. Penundaan ini, kata Twitter, merugikan perusahaan.

Dalam berkas pengadilan, Twitter menyatakan Musk tidak memberikan komitmen sidang selesai dalam lima hari, seperti yang diperintahkan hakim pengadilan Delaware, Kathleen McCormick.

"Twitter menginginkan komitmen tersebut karena ia yakin tujuan Musk adalah menunda sidang, supaya perintah ekspedisi pengadilan tidak bisa dilakukan dan dengan demikian, menghindari keputusan atas kewajiban kontraktualnya," kata Twitter.

Pengacara Musk tidak memberikan komentar atas isu ini.

Twitter membantah klaim Musk bahwa perusahaan bekerja lambat dalam menjawab permintaan dokumen. Twitter mengatakan bahwa Elon Musk yang memperlambat pekerjaan karena tidak mau menanggapi protes perusahaan. [ANTARA]

Baca Juga:Twitter Segera Adakan Voting Tentukan Kelanjutan Merger dengan Elon Musk

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak