Soal Curhatan Orang Tua Gegara Anaknya Gagal Juara Lomba Renang, Ini Kata Dispora Sleman

Panitia tidak menggubris protes dan tetap pada keputusan awal.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 30 November 2023 | 08:12 WIB
Soal Curhatan Orang Tua Gegara Anaknya Gagal Juara Lomba Renang, Ini Kata Dispora Sleman
Tangkapan layar seorang anak yang kalah dalam perlombaan renang di Sleman ramai jadi sorotan karena protesnya ditolak. (Instagram/@merapi_uncover)

SuaraJogja.id - Media sosial tengah viral dengan curhatan orang tua yang putranya gagal menjadi juara dalam Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) Sleman. Hal itu diduga akibat keputusan panitia yang menyebabkan anaknya tak juara.

Berdasarkan deskripsi yang beredar, anak yang bernama Egi seharusnya berhasil finish di posisi kedua pada perlombaan renang 100 meter gaya bebas. Namun entah apa yang terjadi Egi tak diumumkan sebagai juara.

Tidak diumumkannya Egi disebut karena catatan waktu yang berbeda dari panitia. Orang tua Egi sebenarnya sudah melayangkan protes kepada panitia saat itu dilengkapi dengan video menunjukkan finish tercepat kedua.

Namun ternyata panitia tidak menggubris protes dan tetap pada keputusan awal. Hal itu membuat Egi pulang ke rumah dengan keadaan kecewa dan menangis.

Baca Juga:4 Kedekatan Duta Sheila On 7 dengan Warga Sleman, kerap Disorot hingga jadi Viral di Media Sosial

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanta mengatakan bahwa dalam perlombaan renang itu ada standar serta aturan yang sudah ditentukan saat technical meeting (TM) sebelum pelaksanaan. Salah satu aturannya disebutkan hanya kontingen atau official tim yang boleh melakukan protes.

"Maka di kontingen itu yang boleh melakukan protes atau aduan yang kurang pas adalah official," kata Agung, Kamis (30/11/2023).

Dijelaskan Agung, terkait perhitungan sendiri pada setiap line sudah ada time keeper untuk start dan finish. Pada intinya ia meyakini bahwa semua sudah diatur atau dikalibrasi dengan baik.

"Artinya gini kan nomernya banyak, yang lain juga tidak ada komplain dengan time keeper itu. Mudah-mudahan dan logikanya mestinya semua, mestinya sudah diamati dikalibrasi sebelumnya," ucapnya.

Namun ia pun tak memungkiri bahwa akan ada perbedaan saat hanya dilihat melalui pandangan visual saja dibandingkan dengan menggunakan time keeper. Oleh sebab itu pihaknya akan melakukan cek ulang serta klarifikasi kepada pihak-pihak berkaitan besok.

"Kita akan cek ulang apakah time keeper ini ada note, kalau angka 50 meter kan sekali sentuh langsung nyentuh. Kalau yang bolak-balik memang ada namanya didiskualifikasi kalau pas balik itu enggak nyentuh [tembok]," katanya.

Baca Juga:Viral, Duta Sheila on 7 Sumbang Lagu dan jadi MC di Acara Kondangan, Ternyata Awalnya Cuma Among Tamu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak