Walikota Yogyakarta "Turun Tangan": Parkir Valet Solusi Ampuh Atasi Parkir Liar?

Selain wacana parkir valet, Pemkot Yogyakarta juga tengah mendorong percepatan digitalisasi pembayaran parkir.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 28 Juli 2025 | 22:05 WIB
Walikota Yogyakarta "Turun Tangan": Parkir Valet Solusi Ampuh Atasi Parkir Liar?
Ilustrasi mobil sedang diparkir. (Pixabay)

SuaraJogja.id - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menggagas penerapan layanan parkir valet sebagai solusi untuk mengatasi masalah parkir liar di sepanjang kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta.

Wacana ini muncul menyusul banyaknya kendaraan yang parkir di titik-titik yang sebenarnya terlarang.

"Saya sedang mempertimbangkan kemungkinan penerapan layanan seperti valet di sejumlah titik yang saat ini masih digunakan untuk parkir, padahal seharusnya tidak diperbolehkan," ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Senin (28/7/2025).

Dengan skema parkir valet, kendaraan akan diarahkan oleh petugas menuju lokasi parkir resmi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Baca Juga:Siap-siap Warga Jogja! Bayar Parkir Tak Bisa Lagi Pakai Uang Cash

Hasto menilai sistem ini bisa menjadi alternatif penataan parkir, khususnya di area padat yang selama ini sulit dikendalikan dengan cara konvensional.

"Kendaraan nanti dibawa ke tempat parkir yang direkomendasikan, dan pengguna cukup menitipkan kendaraan. Ini sedang saya pertimbangkan," lanjutnya.

Selain wacana parkir valet, Pemkot Yogyakarta juga tengah mendorong percepatan digitalisasi pembayaran parkir menggunakan sistem QRIS. Upaya ini diharapkan mampu menekan praktik 'nuthuk' atau pungutan parkir dengan tarif tidak wajar.

"Di Jogja ada lebih dari 700 titik parkir tepi jalan, namun baru 10 titik yang sudah menggunakan sistem digital. Maka dari itu, kami akan percepat proses digitalisasi ini," jelas Hasto.

Hasto menargetkan, pada tahun 2025, sistem parkir digital berbasis QRIS bisa diterapkan di 80 persen titik parkir yang ada di Kota Gudeg ini.

Baca Juga:Jogja Darurat Sampah: Penertiban Swasta Berujung Tumpukan Menggunung, WTE Jadi Harapan Terakhir?

"Kalau sampai 100 persen mungkin cukup berat, tetapi jika bisa mencapai 80 persen saja, itu sudah cukup bagus," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak