Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk

DLH Yogya catat kenaikan sampah Lebaran 2026 (+20 ton/hari), tapi depo terkendali berkat skema distribusi baru. Volume total turun dibanding tahun lalu.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 26 Maret 2026 | 10:33 WIB
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
ilustrasi sampah (pixabay.com)
Baca 10 detik
  • DLH Yogyakarta mencatat kenaikan produksi sampah harian sekitar 20 ton selama libur Lebaran 2026.
  • Peningkatan volume sampah ini tidak menyebabkan penumpukan karena distribusi langsung ke pihak ketiga (offtaker).
  • Volume sampah Idulfitri tahun ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya berkat kepatuhan masyarakat.

SuaraJogja.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat kenaikan produksi sampah sebesar 20 ton per hari selama libur Lebaran 2026. Kendati demikian kondisi operasional di depo-depo sampah tetap terkendali tanpa adanya penumpukan yang berarti.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menjelaskan bahwa fluktuasi volume sampah mulai terlihat sejak H-1 hingga beberapa hari setelah lebaran. 

Pada periode awal, jumlah sampah cenderung stabil. Namun mulai mengalami kenaikan tipis seiring dengan meningkatnya aktivitas di pusat kota usai Hari Raya Idulfitri.

"Ya, kalau libur lebaran, kalau H-1 sampai H+1 itu masih stabil ya. Kemudian di H+2 sampai ke sini itu ada tambahan tapi enggak banyak. Paling sekitar tujuh persen atau sekitar 20 ton," kata Rajwan, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga:WFA Pasca Lebaran 2026 Diberlakukan, 36 Ribu Pemudik Masuk ke Jogja

Kendati ada peningkatan produksi sampah, Rajwan menegaskan bahwa tambahan tersebut tidak memberikan beban tambahan pada kapasitas depo sampah yang ada.

"Tambahan 20 ton per hari, per hari, mulai Minggu ke sini karena sudah mulai banyak aktivitas di Kota Yogyakarta tapi tidak mempengaruhi depo," ujarnya.

Stabilitas di depo sampah ini terjaga berkat penerapan skema distribusi yang memutus rantai pembuangan langsung ke depo. Sampah dari rumah tangga dan tempat usaha dikumpulkan di titik-titik kumpul kelurahan untuk kemudian langsung disalurkan ke pihak ketiga atau offtaker.

Skema ini berhasil membuat penumpukan sampah di depo maupun berbagai titik lain tidak terjadi selama masa liburan.

"Sehingga seperti skema yang sudah kita terapkan sebelumnya, berhenti di titik-titik kumpul kelurahan. Sehingga langsung dibawa ke offtaker sehingga depo tidak terpengaruh," ucapnya

Baca Juga:Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis

Lebih lanjut, disampaikan Rajwan bahwa volume sampah pada momen Idulfitri tahun ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Hal ini tidak lepas dari kepatuhan masyarakat terhadap surat edaran pemerintah kota mengenai langkah-langkah antisipasi minim sampah.

"Ini sampah Idulfitri ini lebih sedikit daripada sampah Idulfitri di tahun yang lalu. Ya, sudah berkurang banyak. Jadi dukungan masyarakat luar biasa hingga kita ucapkan terima kasih," ungkapnya.

Terkait total volume sampah di Kota Jogja tiap hari secara keseluruhan, Rajwan menyebutkan angka di kisaran 320 ton. Namun, ia kembali menekankan bahwa tambahan 20 ton yang muncul selama masa liburan tidak masuk ke depo.

"Jadi artinya secara reguler kegiatan pengelolaan kita tidak terganggu," tambahnya.

Keberhasilan ini juga didorong oleh ekosistem pengolahan sampah organik yang semakin berkembang di Yogyakarta. Sampah-sampah tersebut kini banyak diserap oleh pengusaha maggot maupun diolah menjadi pakan ternak dan pelet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak