Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa

1.000 warga Yogyakarta bentangkan Merah Putih 1.000 meter di Malioboro lewat Parade Suara Inklusi, suarakan persatuan, keberagaman, dan kepedulian bagi kaum difabel.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:40 WIB
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
Ribuan massa membentangkan bendera Merah Putih di Malioboro, Rabu (12/8/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 1.000 warga membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter di Malioboro pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Parade Suara Inklusi ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 sekaligus menyuarakan pesan persatuan dan keberagaman.
  • Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Dia menilai momentum kemerdekaan seharusnya digunakan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai sejarah bangsa, kedisiplinan, kepedulian terhadap budaya serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Yanto bahkan mengingatkan agar semangat kemerdekaan tidak terjebak pada kegiatan seremonial dan populisme. Menurutnya, kemerdekaan harus diterjemahkan dalam upaya membangun kehidupan berbangsa yang lebih sadar terhadap nilai-nilai kebangsaan.

"Jangan hanya pada hura-huranya, pada peringatan-peringatan yang seremonial. Tapi bagaimana kita memaknai bangsa ini perlu membangun kesadaran dan nilai-nilai," tandasnya.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika berbagai persoalan masih muncul di tengah masyarakat. Di tengah perbedaan pandangan, persoalan sosial, ekonomi dan berbagai tantangan kebangsaan, masyarakat justru menunjukkan bahwa ruang untuk bersatu masih terbuka lebar.

Baca Juga:DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter yang dibawa sekitar 1.000 peserta pun menjadi simbol sederhana tetapi kuat bila keberagaman tidak harus berujung pada perpecahan.

Yanto juga berharap pemerintah benar-benar mewujudkan kedaulatan rakyat. Ia meminta pembangunan bangsa tidak hanya mengedepankan pencitraan atau populisme, tetapi juga kedisiplinan dan kesadaran sejarah.

"Harapannya kita benar-benar bisa mewujudkan kedaulatan rakyat," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak