Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator

Keterbatasan anggaran dan SDM memicu pemangkasan 25-30% volume kegiatan di Taman Budaya Yogyakarta, mengancam ekosistem seni dan ruang ekspresi seniman.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:58 WIB
Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator
Pameran fotografi Rana Budaya #4 di TBY, Kamis (13/8/2026).[Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Kepala Taman Budaya Yogyakarta Purwiati menyatakan efisiensi anggaran pemerintah menyebabkan pengurangan volume kegiatan seni dan jumlah kurator pada Kamis, 13 Agustus 2026.
  • Taman Budaya Yogyakarta juga menghadapi masalah keterbatasan sumber daya manusia akibat minimnya jumlah pegawai serta banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun.
  • Taman Budaya Yogyakarta tetap menyelenggarakan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk For Your People pada 14 hingga 23 Agustus 2026.

SuaraJogja.id - Ketika anggaran pemerintah ke daerah mulai mengetat, sektor kebudayaan menjadi salah satu yang ikut merasakan dampaknya. Meski ada tambahan dana dari pusat untuk menuntaskan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), dampak efisiensi di sektor kebudayaan tetap dirasakan para pekerja seni di Yogyakarta saat ini.

Sebut saja Taman Budaya Yogyakarta (TBY) yang mengakui keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia (SDM) membuat volume sejumlah kegiatan seni budaya harus dipangkas.

Kondisi ini menjadi alarm bagi ekosistem kebudayaan Yogyakarta. 

"Ruang ekspresi seniman tetap kam buka, tetapi frekuensi kegiatan berkurang. Bahkan, jumlah kurator yang dilibatkan dalam kegiatan TBY ikut menyusut," papar Kepala TBY, Purwiati disela  Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk "FYP (For Your People)" di TBY, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga:Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Dia mengatakan efisiensi anggaran tidak sampai menghentikan kegiatan. Namun, sejumlah program harus diselenggarakan dengan volume lebih sedikit.

"Pengurangan event sekitar 25 sampai 30 persen. Event tetap diselenggarakan, tetapi volumenya dikurangi," kata Purwati.

Ia mencontohkan kegiatan yang sebelumnya digelar lima kali kini hanya dilakukan tiga kali. Program pelatihan anak-anak yang biasanya berlangsung 28 kali juga dikurangi menjadi sekitar 25 kali.

Persoalan anggaran tersebut semakin berat karena TBY juga menghadapi keterbatasan SDM. Saat ini hanya ada sekitar 25 personel, terdiri atas 11 tenaga kontrak dan sisanya ASN.

Padahal TBY harus mengelola ruang yang besar sekaligus menjalankan fungsi administrasi, pelayanan publik, pengelolaan teknis, hingga fasilitasi kegiatan seni budaya.

Baca Juga:Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari

Masalah SDM bahkan berpotensi semakin serius karena banyak pegawai berusia di atas 50 tahun. Purwati menyebut bulan ini ada dua pegawai yang pensiun, disusul dua pegawai lainnya tahun depan.

"Bagaimana kebutuhan SDM ini bisa memenuhi standar layanan publik? Kebutuhannya bukan hanya administratif, tetapi juga teman-teman teknis yang melaksanakan kegiatan," ujarnya.

Purwiati menyebut, efisiensi juga menyentuh tenaga profesional yang memiliki posisi penting dalam menjaga mutu karya. Jumlah kurator yang biasanya mencapai lima orang kini hanya tiga orang.

Padahal, menurutnya kurator bukan sekadar pelengkap kegiatan. Mereka berperan memastikan kualitas karya, terutama dalam pameran. Untuk pertunjukan, fungsi tersebut diperkuat melalui keterlibatan narasumber yang kompeten dari kalangan praktisi maupun akademisi.

"Peran kurator itu sangat penting untuk menjaga kualitas karya," katanya.

Di tengah keterbatasan tersebut, TBY berharap anggaran kembali membaik pada tahun mendatang. Sebab, Taman Budaya bukan hanya gedung pertunjukan, melainkan ruang bagi seniman untuk menuangkan gagasan, berekspresi dan mengembangkan karya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak