- Papermoon menggelar Pesta Boneka #10 di Yogyakarta pada 6-11 Oktober 2026 dengan melibatkan 193 seniman dari 24 negara.
- Festival bertema "Holding Hands" ini mengusung semangat kolaborasi, solidaritas, dan saling mendukung di tengah berbagai batas yang muncul di dunia.
- Selain puluhan pertunjukan teater boneka, Pesta Boneka juga menghadirkan workshop, bazar, pemutaran film, serta aksi solidaritas untuk seniman Palestina dan Iran.
"Saya tidak mau sekadar membawa karya saya bersama kolaborator berkeliling ke Indonesia. Tentu saja itu sudah sering saya lakukan. Tapi ini momen istimewa: 10 tahun festival, 20 tahun Papermoon, dan gagasan yang disampaikan Ria tentang menumbuhkan hutan," kata Tom.
Selain pertunjukan utama, Pesta Boneka #10 juga menghadirkan HUAN Indonesia, kolaborasi The Artground (Singapura), Sensorium Theatre (Australia), dan Papermoon Puppet Theatre.
Pertunjukan ini dikembangkan melalui pendekatan sensori yang ditujukan bagi anak-anak neurodiversitas serta mendapat dukungan dari UNESCO dan Temasek Foundation.
Selama 8-11 Oktober, sekitar 26 pertunjukan akan digelar di Ruang Panahan Kompleks Kampung Media yang memiliki lima panggung.
Baca Juga:Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
Selain itu, festival juga menghadirkan Craft Bazaar, workshop anak, program When Puppeteers Cook, pemutaran film boneka internasional, lokakarya, diskusi, hingga masterclass.