- Survei CELIOS mencatat 75 persen masyarakat stres menghadapi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta meminta pemerintah menggunakan survei tersebut sebagai evaluasi kebijakan.
- Pemerintah disarankan memperbaiki komunikasi publik agar kebijakan tidak menimbulkan keresahan serta gangguan kesehatan mental masyarakat.
Sebelumnya dalam laporan Rapor Kinerja Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, CELIOS dan Kabinet Bayangan mencatat 75 persen responden masyarakat umum mengaku stres menghadapi kebijakan pemerintah. Sebanyak 17 persen menyatakan tidak mengalami stres, sedangkan 8 persen lainnya menjawab tidak tahu.
Sementara itu, 67 persen responden mengaku stres terkait perilaku Presiden Prabowo. Sebanyak 23 persen menyatakan tidak dan 9 persen menjawab tidak tahu. Persentase pada pertanyaan kedua tersebut dapat berbeda satu poin dari 100 persen akibat pembulatan.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus