Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Rencana penyaluran gaji ASN via Koperasi Desa Merah Putih dinilai sulit dan tidak masuk akal

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
ASN di lingkungan Pemda DIY. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Pemerintah berencana menyalurkan gaji ASN melalui Koperasi Desa Merah Putih mulai tahun ini secara nasional.
  • Sekda DIY menyatakan rencana tersebut membutuhkan persiapan aturan, sumber daya manusia, dan sistem tata kelola yang matang.
  • Ketua Komisi A DPRD DIY menilai kebijakan itu tidak masuk akal karena mengancam keamanan data pegawai.

SuaraJogja.id - Pemerintah bersiap menyalurkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai tahun ini. Kebijakan tersebut dinilai bukan perkara mudah untuk diterapkan di tingkat daerah.

Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Jumat (16/102026) menyatakan, rencana tersebut membutuhkan kesiapan aturan, sumber daya manusia (SDM), sistem hingga tata kelola yang jelas.

"Kita lihat saja. Sebenarnya, yang sudah ada sekarang ini semuanya memiliki tata kelola, ada aturan dan lain-lain. Tidak bisa juga kita membayangkan bahwa hal seperti ini mudah dilakukan," paparnya.

Made mengaku saat ini Pemda belum bisa memberikan banyak komentar mengenai rencana tersebut. Sebab, hingga kini pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk aturan teknis yang akan mengatur mekanisme penggajian ASN melalui KDMP.

Baca Juga:Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar

Namun menurutnya realisasi kebijakan baru tersebut bukan perkara mudah. Sebab membangun sistem manajemen dan pengelolaan yang digunakan saat ini saja membutuhkan waktu bertahun-tahun. Karena itu, apabila penggajian ASN kemudian diserahkan kepada lembaga baru, maka diperlukan persiapan yang tidak sederhana.

"Proses untuk sistem yang kita gunakan sekarang saja membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk manajemen dan pengelolaannya. Apalagi kemudian diserahkan kepada sesuatu yang baru," tandasnya.

Selama ini, lanjutnya penggajian ASN berjalan menggunakan mekanisme yang sudah ada, dengan penyaluran melalui perbankan. Karena itu, perubahan mekanisme harus disertai kejelasan sistem dan aturan pelaksanaannya.

"Selama ini kan penggajian itu, DAU ya, dari pusat ke daerah, kemudian nanti mana yang dipercaya melalui perbankan. Misalnya begitu. Ini baru ditransfer masing-masing,” jelasnya.

Made menyatakan, pengalihan sistem penggajian tidak bisa dilakukan secara serta-merta. Pemda harus menyiapkan berbagai hal. 

Baca Juga:Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Tak hanya aturan yang jelas dan ketat, namun juga kesiapan Sumber Daya Manusia SDM), sistem pembayaran serta tata kelola lembaga yang akan menjalankannya.

"Perlu ada aturan yang rigid, terus bagaimana sumber daya manusianya, sistemnya, tata kelolanya. Kita kan belum tahu juga," katanya.

Made menambahkan, persoalan kesiapan KDMP juga masih dipertanyakan. Dari sekitar 438 KDMP di DIY, baru seratusan desa yang menjalani asesmen.

Dengan kondisi tersebut, menurut dia, belum semua KDMP di DIY siap menjalankan berbagai fungsi yang mungkin dibebankan kepada mereka, termasuk mencairkan gaji PNS di DIY.

Apalagi di lingkungan Pemda DIY sendiri, jumlah ASN diperkirakan mencapai sekitar 11 ribu orang. Jumlah itu baru mencakup lingkup pemerintah provinsi dan belum termasuk ASN di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota.

"Itu baru level provinsi. Belum ke pemkab, pemkot. Sekarang, secara sumber daya kan, kabupaten-kota saya enggak tahu jumlahnya berapa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak