66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Kemenkes targetkan pemerataan layanan kanker di 66 kabupaten/kota tanpa RS tipe C bertahap hingga 2029 melalui fasilitas, SDM, dan program pengampuan.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Rizka Andalusia (tengah) menyampaikan paparannya terkait layanan kanker di Yogyakarta, Jumat (16/10/2026).(Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Kemenkes menargetkan pemenuhan alat kesehatan dan SDM kanker di 66 kabupaten atau kota rampung pada 2029.
  • Indonesia mencatat 408.661 hingga 474.000 kasus kanker baru setiap tahunnya dengan tantangan pemerataan fasilitas kesehatan.
  • Pemerintah menjalankan program pengampuan melalui rumah sakit rujukan agar pasien di daerah dapat memperoleh penanganan memadai.

Menurut dia, kesiapan tenaga kesehatan menjadi faktor penting agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Tanpa kompetensi yang memadai, pemerataan peralatan belum cukup untuk menjamin kualitas pelayanan kanker.

Karenanya untuk mengurangi ketergantungan terhadap rumah sakit besar, Kemenkes menjalankan program pengampuan layanan kanker. Melalui skema ini, rumah sakit yang telah memiliki layanan kanker paripurna mendampingi rumah sakit di bawahnya agar mampu memberikan pelayanan sesuai kapasitas masing-masing.

Sejumlah rumah sakit rujukan, termasuk RS Kanker Dharmais, RSUP Dr Cipto Mangunkusumo, dan RSUP Dr Sardjito, disebut menjadi bagian dari penguatan jejaring pelayanan tersebut.

Program ini diharapkan membuat pasien kanker dapat memperoleh penanganan di daerah tanpa harus langsung dirujuk ke rumah sakit besar. Rujukan ke fasilitas yang lebih tinggi tetap dilakukan apabila kasus yang dihadapi membutuhkan penanganan lebih kompleks.

Baca Juga:Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

"Jadi jangan semua-semua harus dikirim ke Cipto Mangunkusumo atau harus dikirim ke Dharmais. Di daerah sudah bisa menangani. Kalau sulit banget baru dikirim," katanya.

Pemerintah berharap penguatan fasilitas, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dan integrasi layanan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kanker. Dengan target pemenuhan kebutuhan hingga 2029, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

"Sehingga masyarakat di daerah juga memiliki kesempatan mendapatkan pelayanan kanker yang memadai tanpa terbebani perjalanan jauh ke pusat rujukan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak