Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY

Demo mahasiswa di DPRD DIY memanas pada Selasa malam. Forum BEM se-DIY mengeluarkan "kartu merah" untuk mengevaluasi 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:54 WIB
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
Ratusan mahasiswa masih bertahan dalam aksi demonstrasi di DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Demonstrasi mahasiswa di kantor DPRD DIY pada Selasa malam memanas dengan aksi bakar sampah dan pelemparan botol.
  • Forum BEM se-DIY mengeluarkan pernyataan sikap berisi evaluasi kritis terhadap berbagai kebijakan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Mahasiswa menyerukan aksi kartu merah karena menilai banyak kebijakan pemerintah menyimpang dari kepentingan rakyat.

SuaraJogja.id - Situasi demonstrasi berbagai aliansi mahasiswa di depan kantor DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam kembali memanas. Massa aksi demo mahasiswa sempat membakar tumpukan botol mineral di depan lobi kantor wakil rakyat tersebut. 

Tak hanya itu, massa juga melempar botol ke arah barikade aparat yang berjaga di lokasi. Mereka juga membentangkan spanduk berisi protes serta kekecewaan terhadap pemerintah.

Di tengah situasi tersebut, orator mahasiswa sempat melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan nasional.

"Sudah cukup dua tahun Indonesia dirusak oleh bapak tua dan bocah SMP,"  ujar salah seorang orator.

Baca Juga:Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret

Sebutan bapak tua merujuk pada Presiden Prabowo Subianto, sedangkan bocah SMP ditujukan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Forum BEM se-DIY juga mengeluarkan pernyataan sikap bertajuk evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka menyebut momentum dua tahun pemerintahan menjadi kesempatan bagi rakyat untuk mengevaluasi arah kekuasaan dan masa depan bangsa.

Dalam keterangan tertulisnya, Forum BEM se-DIY menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, dugaan perampasan ruang hidup, kelangkaan BBM, pelemahan rupiah, merosotnya ekonomi rakyat, mahalnya pendidikan, hingga kemiskinan.

Mereka juga mengkritik sentralisasi kekuasaan yang dinilai melemahkan otonomi daerah. Selain itu, mahasiswa menyoroti persoalan proyek strategis nasional (PSN), dugaan menguatnya oligarki, program pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran, serta pembungkaman suara kritis.

Persoalan militerisasi ranah sipil, reformasi Polri, penegakan hukum, dan dugaan penyalahgunaan kekuasaan turut menjadi perhatian dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga:Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan

“Atas dasar itu kami menyerukan aksi kartu merah dua tahun Prabowo-Gibran sebagai bentuk evaluasi kritis terhadap jalannya pemerintahan, sekaligus perlawanan konstitusional terhadap kebijakan yang menjauh dari kepentingan rakyat,” demikian pernyataan Forum BEM se-DIY.

Hingga pukul 20.30, mahasiswa masih bertahan di DPRD DIY. Aparat keamanan pun terlihat masih berjaga di sekitar kawasan tersebut.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak