Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga

Smart Batik Indonesia di Yogyakarta berinovasi menggunakan lilin malam berbahan turunan sawit. Inovasi ini lebih ramah lingkungan, minim limbah, serta aman dan nyaman

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:48 WIB
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga
Proses produksi Smart Batik Indonesia di Maguwoharjo, Sleman, Jumat (23/10/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Smart Batik Indonesia di Sleman menciptakan inovasi lilin malam batik dari turunan kelapa sawit.
  • Penggunaan lilin sawit pada Jumat, 23 Oktober 2026, terbukti lebih aman bagi kesehatan pernapasan perajin.
  • PT Agri Palma Nusantara menyatakan siap mendukung kolaborasi pengembangan motif serta edukasi bagi generasi muda.

Menanggapi fenomena tersebut, program pengenalan sejak dini mulai dirancang ke sekolah-sekolah untuk menumbuhkan minat siswa terhadap profesi pembuat batik.

Kepala Divisi Humas dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PT Agri Palma Nusantara, Gatut Mukti, menyampaikan langkah kreatif pengrajin lokal ini perlu diberikan apresiasi lebih. 

Pasalnya hal ini dinilai memberi warna baru pada pemanfaatan material alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Sehingga dapat memberi nilai tambah dari penerapan teknologi bahan bagi para pengrajin.

"Nah, mudah-mudahan dengan temuan, inovasi, dan konsisten ini, batik sawit akan berkembang. Nah, kan menarik dan secara kesehatan juga bagus ya untuk pembatiknya," ujar Gatut.

Baca Juga:Mobil Wisatawan Nyaris Dirampas Debt Collector di Jogja, Polisi Ungkap Pangkal Masalah

Ia menyebut pihaknya siap mendukung ekosistem termasuk dengan pengembangan desain yang akan dikerjakan bersama pengrajin. 

Selain pengembangan motif, kolaborasi ini turut menyasar penguatan ekosistem pengrajin di sekitar area perkebunan serta program edukasi generasi muda ke sekolah-sekolah guna mengatasi tantangan regenerasi pembatik yang makin langka.

"Jadi batik yang selama ini yang ada di sekitar kebun, mungkin bahan dasarnya bukan dari sawit. Nah, kedepannya akan kita kolaborasikan sehingga mereka menggunakan bahan dasar dari sawit," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak