SuaraJogja.id - Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAMP) mulai mengidentifikasi kerusakan pipa yang menyebabkan jalan ambles di Ngabean, DI Yogyakarta.
Kasi Operasional dan pemeliharaan Balai PIALAMP DIY Sudarno mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kapan kerusakan itu bisa diperbaiki.
"Kami sudah cek, ini harus butuh peralatan Carter jalan, tentu belum bisa, kita siapkan. Sudah diidentifikasi, kita akan bongkar nanti di situ," kata Sudarno ketika dihubungi wartawan, Jumat (15/3).
Menurut hasil identifikasi, sebelumnya terjadi aliran di bawah pipa. Akibatnya, tanah di bawah pipa tersebut berongga karena tergerus aliran air. Dalam kondisi tersebut, pipa mendapatkan tekanan dari atas, sehingga patah.
Sudarno menjelaskan, pipa yang patah merupakan pipa induk dengan diameter 500 milimeter. Panjangnya mencapai ratusan kilometer.
"IPAL ada 234 kilometer, dari Kota (Yogyakarta) sampai Sleman," ujar dia.
Ia membenarkan saluran itu telah berusia cukup lama. Saluran tersebut dibuat dengan dana hibah JICA yang diberikan pada medio 1996-1997.
"Bangunan IPAL itu 1994, kalau jaringan 1996/1997. Memang sudah lama sekali," ujar dia.
Hingga saat ini, Balai PIALAMP belum bisa menentukan penanganan seperti apa yang akan dilakukan. Menurut Sudarno, pihaknya akan melakukan analisa terlebih dahulu dengan cara membongkar saluran yang ada.
Baca Juga: 5 Potret Adik Maudy Ayunda yang Jarang Terekspos, Stylish Abis!
Apabila memungkinkan, saluran tersebut akan dicor dari atas. Namun, jika hal itu tak bisa dilakukan, Balai PIALAMP harus membuat saluran baru.
Ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga Dinas PUPKP DIY untuk menentukan tindakan lebih lanjut.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial