SuaraJogja.id - Sejumlah nisan salib di Permakaman RS Bethesda, Mrican, Depok, Sleman, Yogyakarta diketahui telah dicabut, dipatahkan, dan dibakar oleh orang tak dikenal pada Sabtu (6/4/2019).
Berdasarkan pengamatan Suara.com, lokasi pencabutan nisan tak jauh dari pintu masuk makam. Nisan-nisan yang dirusak umumnya berbahan kayu.
Di sisi kanan, terdapat satu makam yang dicabut nisannya. Nisan salib dari kayu itu diletakkan begitu saja di atas karung, di dekat payung berwarna merah-putih.
Di lokasi lain juga terdapat salib kayu yang dilepas. Salib tersebut disandarkan di dekat nisan lain berbahan marmer.
Di lokasi ketiga, terdapat sisa-sisa pembakaran salib kayu. Tumpukan arang tampak masih ada di atas makam. Di dekatnya, terdapat tali biru dan sak semen. Di makam itu masih terlihat sisa salib kayu yang telah dipatahkan.
Hingga berita ini ditayangkan, Penjaga Makam RS Bethesda Hari Yuniarto belum dapat dihubungi. Sementara, Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto saat ditemui di kantornya enggan memberikan komentar.
Anggota polisi yang bertugas mengatakan Kapolsek belum dapat memberikan keterangan karena laporan baru diterima sekitar pukul 20.00 WIB.
Peristiwa pengrusakan nisan salib bukan kali pertama di Yogyakarta. Pada Desember 2018 lalu, nisan salib pada makam seorang warga Kotagede digergaji.
Sementara pada Januari 2019, belasan nisan salib di Pemakaman Umum Giriloyo Karet, Magelang, Jawa Tengah, juga dirusak oleh orang tak dikenal. Magelang dan Yogyakarta hanya berjarak sekitar 44 kilometer.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
Tanpa Alas Kaki dan Tanpa Suara, Makna di Balik Mubeng Beteng Malam 1 Suro
-
LocknLock Buka Pop Up Store Tumbler Pertama di Yogyakarta, Bidik Tren Lifestyle Anak Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul