SuaraJogja.id - Empat tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta siap menggelar pemungutan suara ulang (PSU) pada Sabtu (27/4/2019) mulai pukul 07.00 WIB.
Keempat TPS tersebut tersebut diketahui berada di Kecamatan Jetis, Pakualaman dan Kotagede. Hal tersebut disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Erizal di Yogyakarta, Jumat (26/4/2019).
"Hari ini, logistik kebutuhan penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) sudah kami distribusikan langsung ke tempat pemungutan suara (TPS) dan besok siap digunakan untuk PSU," katanya seperti dilansir Antara.
Dari empat TPS yang akan menggelar PSU, tiga TPS hanya akan menggelar pemilihan presiden dan wakil presiden saja sehingga hanya ada satu jenis surat suara. Ketiga TPS tersebut adalah TPS 4 Prenggan Kotagede, TPS 1 Gunungketur Pakualaman, dan TPS 2 Bumijo Jetis.
Baca Juga: Simak! Berikut 11 TPS di Jakarta yang Pemungutan Suara Ulang Sabtu Ini
Sedangkan TPS 16 Gowongan Jetis harus menyelenggarakan pemungutan suara untuk tiga jenis surat suara yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan DPR RI karena ada pemilih dari Sleman yang hanya membawa E-KTP tanpa disertai A5.
Erizal memastikan seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang harus menggelar pemungutan suara ulang juga sudah memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait teknis dan aturan penyelenggaraan pemungutan suara.
KPPS akan mengirimkan surat undangan memilih yang disebut C6 PSU kepada seluruh pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap di TPS ditambah pemilih dari daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK).
"Khusus untuk DPTb dan DPK, C6 PSU hanya akan diberikan kepada mereka yang pada 17 April sudah mencoblos. Sedangkan pemilih dalam DPT, seluruhnya diberi surat undangan," katanya.
Pemilih yang masuk DPTb dan DPK tetapi tidak menggunakan hak suara pada 17 April tidak bisa menggunakan suaranya pada saat PSU, sedangkan pemilih dalam DPT yang tidak hadir pada 17 April tetap bisa menggunakan hak suaranya saat PSU.
Baca Juga: Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Gresik Ini Sediakan Doorprize
"Kami berharap masyarakat dapat kembali hadir mengikuti pemungutan suara ulang. Harapannya, antusiasme masyarakat sama seperti 17 April lalu," kata Erizal.
Hasil penghitungan suara PSU kemudian akan disusulkan saat pelaksanaan pleno rekapitulasi suara di tingkat kelurahan dan di tingkat kecamatan.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta Tri Agus Inharto memastikan bakal menerjunkan pengawas TPS di empat TPS yang menyelenggarakan pemungutan suara ulang.
"Pengawasan tetap kami laksanakan," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengimbau kepada masyarakat yang di wilayahnya digelar PSU untuk tetap berpartisipasi menggunakan hak suara yang dimiliki sebagai bentuk komitmen berdemokrasi.
"Saya mengimbau agar warga tetap bisa menggunakan hak pilih mereka jika di wilayahnya diselenggarakan pemungutan suara ulang. Ikuti saja aturan yang berlaku sebagai komitmen bersama melaksanakan demokrasi," kata Haryadi di Yogyakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Minta KPU-Bawaslu Seefisien Mungkin Ajukan Anggaran PSU Pilkada, Hitung-hitungan Kemendagri Tak Sampai Rp 1 T
-
Alasan Efisiensi, KPU Tiadakan Kampanye Akbar di PSU Pilkada 2024
-
KPU: Dua Kabupaten Tak Ada Dana untuk Gelar PSU
-
Dede Yusuf soal PSU Pilkada 2024 Digelar saat Puasa: Yang Penting Pengawasannya!
-
PSU di 24 Daerah: Bentuk Ketidakbecusan KPU jadi Penyelenggara Pemilu!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan