SuaraJogja.id - Ada yang menarik dari wisuda di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu (29/6/2019) ini. Kalau biasanya wisuda diwarnai prosesi yang serius dan kaku, kali ini justru sebaliknya.
Di hadapan 1.574 lulusan, Rektor UNY Sutrisna Wibawa justru nge-rap bareng rapper asal Yogyakarta, Kill The DJ dengan iringan paduan suara mahasiswa. Mereka membawakan dua buah lagu berjudul 'Sedulur' dan 'Jogja Istimewa'.
Sontak, riuh tepuk tangan ribuan wisudawan bergema di GOR UNY. Rektor mampu mengimbangi penampilan Juki-panggilan Kill The DJ. Para dosen dan guru besar pun ikut menari di atas panggung.
Juki mengungkapkan, nge-rap di acara wisuda merupakan pengalaman pertama yang dilakukannya, apalagi bersama Rektor UNY. Biasanya, dia hanya menyanyi di acara inagurasi atau dies natalis.
"Senang sekali, karena biasanya wisuda ya emang prosesi yang meskipun penting namun lumayan menjemukan, membosankan. Jadi kayaknya seru kalau ngerap dan senang," paparnya.
Juki menceritakan, ajakan nge-rap didapatnya dari rektor beberapa waktu lalu melalui media sosial (medsos). Sutrisna minta ketemu dan mengundangkan dalam acara wisuda.
"Pak rektor DM (direct message) saya dari kapan. Saya jarang baca DM, tapi setelah tahu (saya) senang sekali," ungkapnya.
Sementara itu, Sutrisna mengungkapkan, pihaknya sengaja mengundang seniman asal Yogyakarta itu untuk tampil di wisuda kali ini sebagai bentuk inovasi dalam segala hal.
"Saya undang pencipta lagu secara langsung dalam rangka menghargai hak cipta mas Juki, dan tentu untuk memerihkan suasana wisuda agar tidak kaku. Saya memang orangnya terus berusaha berinovasi dalam segala hal, Alhamdulillah mendapat sambutan audiens," tandasnya.
Baca Juga: Minta Wujudkan Konser, Clara Merasa Tak Sopan karena Kirim DM ke Rektor UNY
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
IPK Jadi Tiket Konser Viral, Ini 4 Bukti Lain Jenakanya Rektor UNY
-
Chat Lucu Rektor UNY dengan Mahasiswi soal Konser Raisa Dibayar IPK
-
Temuan Warganet, Lagu Goyang Jempol Jokowi Gaspol Plagiat Lagu Rusia?
-
Video Emak-emak Nyanyi Jogja Istimewa Dihapus, Apa Kata Kill The DJ?
-
Kill the DJ Marah Lagunya Dicatut Timses, Ini Komentar Sandiaga Uno
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik
-
Paradoks Pariwisata pada Libur Lebaran, Okupansi Anjlok Saat 1,9 Juta Wisatawan Berlibur di Jogja
-
Perkuat Gelar Pahlawan, Peneliti Temukan Sederet Bukti Pelanggaran Hukum terhadap Sultan HB II
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta