SuaraJogja.id - Pos polisi di Kulon Progo ditembaki orang tak dikenal. Tepatnya di Pos Polisi Siluwok, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pos polisi itu ada tepat Jalan Nasional Yogyakarta-Purworejo Kilometer 35. Kejadian penembakan misterius itu pada Kamis (4/7/2019) sekitar 04.00 WIB.
Salah satu saksi kejadian, Marsono di Kulon Progo, Kamis, mengatakan saat kejadian dirinya berada di samping Pos Polisi, namun tidak mengetahui kalau itu ada sebuah tembakan.
"Bunyinya hanya "plak". Pelaku langsung lari ke arah barat," kata Marsono.
Saat ini, petugas sudah selesai melakukan olah kejadian perkara.
Sementera itu, Kapolsek Pengasih AKBP Salim enggan memberikan keterangan kasus ini dengan alasan akan dirilis oleh Kaposlres. Namun, saat dihubungi, Kapolres dihubungi telepon genggamnya dimatikan.
"Saya tidak berwenang memberikan keterangan," kata Salim dengan nada tinggi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
-
Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'
Terkini
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit