- Sebanyak 69 perguruan tinggi Eropa mengikuti pameran EHEF 2026 di GIK UGM Yogyakarta pada Rabu (4/10/2026).
- Delegasi Uni Eropa menyatakan pihaknya menawarkan lebih dari seribu beasiswa kepada pelajar Indonesia setiap tahun.
- Acara ini bertujuan memperluas kolaborasi pendidikan dan akan dilanjutkan di Jakarta pada 7 hingga 8 November 2026.
SuaraJogja.id - Sebanyak 69 institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara Eropa berpartisipasi dalam European Higher Education Fair (EHEF) 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada Rabu (4/10/2026).
Pameran yang diselenggarakan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia ini memberikan kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mencari informasi program studi, peluang beasiswa, serta berkonsultasi langsung dengan perwakilan universitas.
Kuasa Usaha Ad Interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Marco Bonetti, mengatakan Uni Eropa dan Indonesia telah menjalin kerja sama pendidikan melalui program pertukaran pelajar dan kolaborasi antaruniversitas.
“Tim Eropa menawarkan lebih dari 1.000 beasiswa kepada pelajar Indonesia setiap tahunnya,” kata Marco.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Wening Udasmoro, menyambut EHEF sebagai wadah bagi mahasiswa dan calon mahasiswa untuk mengeksplorasi kesempatan kuliah di Eropa.
Ia berharap kegiatan tersebut juga membuka peluang kerja sama antara perguruan tinggi Indonesia dan Eropa dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pertukaran akademik.
“UGM menyambut baik EHEF sebagai wadah bagi para mahasiswa maupun calon mahasiswa untuk mengeksplorasi peluang pendidikan tinggi di Eropa," ujar Wening.
"Kami harap acara ini juga dapat membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas antara perguruan tinggi di Indonesia dan Eropa dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pertukaran akademik,” imbuhnya.
EHEF 2026 merupakan penyelenggaraan ketujuh di Yogyakarta. Tahun lalu, pameran ini dikunjungi lebih dari 5.000 orang di kota tersebut. Setelah di Yogyakarta, EHEF akan berlanjut ke Jakarta pada 7–8 November 2026 mendatang.
Baca Juga: Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
Berita Terkait
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026