SuaraJogja.id - Salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista di Cemoro Sewu, Magetan Jawa Timur (Jatim) akhirnya tertangkap. Pihak kepolisian menangkap MTN alias alias DN ketika bersembunyi di kawasan Madiun, Jatim pada pada 18 Juli 2018 lalu.
"Kami sudah tangkap sekitar satu minggu yang lalu. Satu orang inilah yang ikut terlibat dalam peristiwa tindak pembunuhan Bosco," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY, Kombes Hadi Utomo saat memimpin rilis kasus tersebut di Polda DIY, Kamis (26/7/2019).
MTR merupakan Warga Negara Asing (WNA) Timor Leste dan teman dari korban. Mereka selama ini berada dalam satu kelompok meski berbeda kampus. Tersangka sudah lulus beberapa tahun dan merupakan pengangguran.
Menurut Hadi, tersangka merupakan salah satu pelaku yang menjadi sopir saat mayat Bosco dibuang ke Cemoro Sewu. MTR juga ikut berperan menaikkan jasad ke dalam mobil pasca dianiaya dan dibawa dari indekos korban di Banguntapan, Yogyakarta.
"Ini saya anggap fatal karena mayat, dia (MTR) yang menyopiri, dia yang menaikkan dalam mobil," kata dia.
Namun, Hadi belum bisa menyampaikan motif dari pembunuhan yang diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang tersebut. Sebab baru satu orang tersangka yang ditangkap.
Polda DIY masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan untuk tersangka lain. Namun pihak kepolsian sudah membawa sejumlah barang bukti seperti mobil berpelat AB 155 AF yang dipakai untuk mengangkut dan membuang mayat Bosco, pakaian korban serta potongan sidik jari korban.
"Yang jelas bosco meninggal karena dianaya. Ini pasti karena dari visum dan autopsi jenazah," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Jasad Mahasiswa Asal Timor Leste Akan Dipulangkan Melalui NTT
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data