SuaraJogja.id - Massa aksi Gejayan Memanggil 2 tidak memiliki persiapan banyak. Mereka berkumpul di dua titik di Yogyakarta, Senin (30/9/2019).
Berdasarkan patauan Suara.com di lokasi, aksi juga banyak diikuti oleh mahasiswi. Terlihat banyak perempuan yang juga ikut turun ke jalan.
Salah satu massa aksi Gejayan Memanggil 2 mengaku tidak melakukan sejumlah persiapan. Ia merupakan mahasiswi dari Universitas PGRI Yogyakarta.
"Enggak ribet sih, yang penting (tadi) sarapan dulu, karena kita akan (melakukan) aksi, kan," katanya.
Meski demikian, mahasiswi yang tidak mau menyebutkan namanya itu mengaku lupa bawa masker. Ia hanya membawa topi untuk melindungi panas matahari.
"Iya enggak bawa masker, Aku cuma bawa topi. Meskipun di sana nanti ngebul, berdebu, tapi demi negara Aku rela, kok," ujarnya sembari tertawa.
Selain itu, ia mengklaim mendapat izin dari orangtuanya mengikuti aksi Gejayan Memanggil 2 dari orangtuanya. Sang kekasih kata dia, juga mengikuti aksi Gejayan Memanggil 2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan