SuaraJogja.id - Numplak Wajik menjadi upacara yang menandai dimulainya Garebeg Mulud atau yang juga disebut Grebeg Maulud.
Dikutip dari laman Kraton Jogja, Numplak Wajik merupakan upacara yang menandai dimulainya proses merangkai gunungan, simbol sedekah raja kepada rakyat.
Nantinya, gunungan tersebut akan diarak dan dibagikan kepada warga pada upacara Garebeg.
Dalam setahun, Keraton Yogyakarta menyelenggarakan tiga kali upacara Garebeg; Garebeg Mulud, Garebeg Sawal, dan Garebeg Sawal.
Garebeg Mulud untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad.
Garebeg Sawal menandai akhir bulan puasa.
Garebeg Besar untuk memperingati hari raya Idul Adha.
Karena dalam setiap Garebeg tersebut keraton selalu mengeluarkan gunungan untuk dibagikan, maka dalam setahun tiga kali pula Keraton Yogyakarta menggelar upacara Numplak Wajik.
Sebelumnya diberitakan, agenda wisata di Keraton Yogyakarta dan kawasan di sekitarnya.
Baca Juga: Agenda Wisata di Keraton Yogyakarta Bulan November, Termasuk Garebeg Mulud
Agenda atau rangkaian acara ini pun sudah dipublikasikan lewat akun Twitter resmi Humas Pemda DIY, @humas_jogja.
"Lur, yang mau berlibur atau sedang berada di Jogja, silakan hadiri agenda berikut ini, lur," seperti dikutip dari cuitan Twitter @humas_jogja, Jumat (25/10).
Berikut rangkaian Hajad Dalem Garebeg Mulud Keraton Yogyakarta dari 27 Oktober sampai 10 November.
27 Oktober
Gladhi Prajurit
15.30 - 17.30
Berita Terkait
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal
-
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi
-
Pameran Pangastho Aji: Merawat Nilai Luhur dari Keraton Yogyakarta
-
Pantai Sanglen Kenapa Ditutup? Ada 4 Permasalahan Lama Antara Warga, Investor dan Keraton
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10