SuaraJogja.id - Menkopolhukam RI Mahfud MD mengomentari pernyataan Amien Rais yang akan “menjewer” menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju yang tidak bekerja maksimal selama enam bulan ke depan. Bahkan, Mahfud mengaku siap dijewer Mantan Ketua MPR tersebut.
“Ya nanti saya mau ketemu Pak Amin biar dijewer,” ungkap Mahfud di UII, Yogyakarta, Senin (28/10/2019).
Mahfud menyatakan baru bekerja di kabinet empat hari, sejak dilantik presiden pada Rabu (23/10/2019) lalu. Sehingga, banyak hal yang harus dipersiapkan dalam tugas barunya. Terkait Perppu UU KPK, misalnya, Mahfud meminta semua pihak menunggu. Presiden masih akan terus membahas dalam rapat.
“Kan sudah masuk semua. Yang mengusulkan perppu sudah masuk yang menolak sudah masuk. Ini kan masih ada waktu, kami akan terus membahasnya,” ungkapnya.
Sebelumnya Amien Rais menyatakan, Prabowo maupun Kabinet Indonesia Maju perlu diberikan waktu tiga bulan sampai satu tahun mendatang dalam bekerja. Kalau akhirnya mereka tidak mampu bekerja sesuai yang dijanjikan maka Amien siap menegurnya.
Kabinet yang akhirnya diisi oleh tokoh Gerindra itu disebutnya tidak perlu dicaci maki sebagai kabinet yang tidak profesional atau carut marut. Amien mengklaim mengambil sikap yang fair atau adil pada kabinet dengan memberikan tenggat waktu untuk membuktikan kinerjanya
“Kalau tidak mutu, tidak sesuai cita-cita yang dijanjikan maka kita harus mengambil peran yang lebih nyata. Supaya dijewer bila tidak mendeliver sesuai janjinya,” ungkapnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Amien Rais ke Kabinet Jokowi: Gak Bisa Apa-apa, Nanti Kita Buat Perhitungan
Berita Terkait
-
Amien Rais ke Kabinet Jokowi: Gak Bisa Apa-apa, Nanti Kita Buat Perhitungan
-
Amien Rais Pilih Menahan Diri Kritik Kabinet Jokowi, Ada Apa?
-
Prabowo Masuk Kabinet Jokowi Jadi Menhan, Ini Pesan Amien Rais
-
Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Amien Rais: Kalau Saya Bapaknya Merestui
-
Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Begini Reaksi Amien Rais
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru