SuaraJogja.id - Sehari sebelum meninggal, seniman Djaduk Ferianto mengungkapkan rasa bangga untuk kelima anaknya. Pesan itu ia sampaikan melalui grup WhatsApp keluarga, seperti yang tampak dalam unggahan di akun media sosial putri sulungnya.
Gusti Arirang membagikan tangkapan layar grup WA keluarga pada Selasa (12/11/2019) tersebut di Instagram story, Kamis (14/11/2019).
Ada enam nama yang tampak dalam foto percakapan itu, yakni Djaduk, Petra sang istri, Gusti Arirang sendiri, serta tiga anak Djaduk dan Petra lainnya -- Karola Ratu Hening, Kandida Rani Nyaribunyi, dan Rajane Tetabuhan.
Sementara, nama Gallus Presiden Dewagana, si anak ketiga, tak ikut masuk di tangkapan layar obrolan grup WA tersebut.
Pesan paling atas berasal dari Petra. Pada pukul 10.35 ia menanggapi pesan dari Karola Ratu soal nilai dan menuliskan, "Tak kira langsung ana bijine (Ibu kira langsung ada nilanya -red)."
Kemudian di jam dan menit yang sama, Djaduk mengirim pesan berisi pujian untuk kelima buah cintanya dengan Petra.
"Bapak bangga pada semua anak-anakku," bunyi pesan Djaduk.
Gusti Arirang kemudian membalas dengan emoji tangan yang mengacungkan jari telunjuk dan kelingking, diikuti pujian "keren" dan "selamat" dari Kandida Bunyi, dan "cie" dari Jane Tetabuhan.
"Grup Keluarga. Selasa, 12 November 2019," tulis si pemilik akun @idgarirang ini di unggahannya.
Baca Juga: Pimpin Misa Arwah Djaduk Ferianto, Budayawan Romo Banar Tahan Tangis
Selain mengungkapkan pesan yang ditulis sang ayah sehari sebelum mendapat kabar duka, personel band Tashoora ini juga mengunggah foto Djaduk di galeri akun Instagram-nya.
Sebuah pesan panjang yang mewakili perasaan Gusti Arirang setelah sang ayah menjumpai ujung usia menyertai foto tersebut.
"Kemarin dini hari, bapak saya @djaduk dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa. Beliau mengembuskan napas terakhirnya di pangkuan Ibu setelah mengeluh kesemutan. Cepat sekali.
Tidak ada yang menduga. Sampai sekarang pun rasanya masih seperti mimpi panjang yang belum usai.
Banyak sekali ucapan bela sungkawa yang saya terima. Terima kasih kepada teman-teman semua, ini sungguh sebuah perhatian yang luar biasa. Mohon maaf, saya belum bisa buka dan balas satu-satu. Terima kasih sudah mendukung perjalanan bapak. Dan jika beliau memiliki kesalahan semasa hidup, saya mohon dimaafkan.
Sekali lagi terima kasih teman-teman. Selamat jalan, Bapak. Mungkin Bapak sudah tidak di sini, tapi karya Bapak akan selalu abadi #RestInPeace #DjadukFerianto," tulis Gusti Arirang.
Djaduk Ferianto meninggal pada Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah sekitar setengah jam sebelumnya mengeluh kesemutan dan ternyata terkena serangan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata
-
Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam
-
Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan
-
Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024
-
Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat