SuaraJogja.id - Sebuah kamera pengintai di Jalan Prangtritis daerah Prawirotaman, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja merekam aksi kejahatan seorang maling.
Dalam rekaman tersebut, pelaku melancarkan aksinya di sebuah area parkir yang terbuka di pinggir jalan.
Tampak dirinya mengenakan jaket serta tudung yang menutup kepalanya, berjalan mendekati mobil yang memiliki sunroof.
Di sebelah kiri mobil terdapat bus besar yang tampaknya membantu menghalangi aksi pelaku dari pengawasan pintu utama gedung, yang tak disebutkan namanya secara spesifik.
Namun tetap saja, aksinya ketahuan oleh CCTV. Ia terlihat berjalan menuju celah antara mobil dan bus, kemudian sedikit membungkuk untuk melihat isi mobil melalui jendela.
Setelah itu, pelaku mengutak-atik kaca mobil sambil celingukan dan memasukkan sesuatu ke dalam kantong celananya.
Baru setelah itu ia mendorongkan tubuh dan lengannya sebanyak lima kali ke kaca mobil. Tak butuh waktu lama, pelaku lalu menenggelamkan wajahnya ke dalam mobil melalui jendela yang sudah ia rusak dan meraih sebuah laptop yang kemudian ia bawa kabur begitu saja.
Usai aksinya berjalan lancar, pelaku menyembunyikan barang curian di balik jaket dan berjalan dengan tenang sampai ke belakang bus, lalu menyeberang jalan.
Menurut stempel waktu rekaman, peristiwa terjadi pada Rabu (13/11/2019) pukul 02.56 WIB, dan pelaku hanya butuh dua menit untuk membobol kaca mobil serta mencuri satu unit laptop.
Baca Juga: Kalahkan Raffi Ahmad, Jumlah Saldo ATM Ria Ricis Hampir Rp 2 Miliar
Cuplikan video ini telah disaksikan sebagian warga Jogja setelah diunggah akun Ira Mawati ke grup Facebook Info Cegatan Jogja pada Kamis (14/11/2019). Bermodalkan rekaman tersebut, kini ia tengah memburu pelaku.
"Mohon izin melaporkan, telah terjadi tindak pembobolan kaca belakang mobil di Jalan Paris (Parangtritis) sekitar daerah Prawirotaman dini hari sekitar jam 2:56 dengan kerugian sebuah laptop merk toshiba. Jika ada yang mengenali wajah pelaku segera lapor pihak yang berwajib," tulis Ima.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jajaran Direksi BRI Hadiri Imlek Prosperity 2026 di Hotel Mulia Jakarta
-
DPRD DIY Murka! Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Terancam
-
Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius